Mulut Berbusa, Ini Kata Polisi Soal Ibu dan Anak yang Tewas Misterius di Dalam Rumah
Warga Kompleks Gema Pesona Estate, Kecamatan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat digegerkan dengan penemuan dua warga yang meninggal dunia secara misterius di sebuah rumah pada Sabtu (25/9) lalu.
Warga Kompleks Gema Pesona Estate, Kecamatan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat digegerkan dengan penemuan dua warga yang meninggal dunia secara misterius di sebuah rumah pada Sabtu (25/9) lalu.
Dilansir dari humas.polri.go.id, Kapolsek Sukmajaya, Kompol Syafri Wasdar mengatakan jika dua orang tersebut adalah wanita berinisial INA dan anak laki-lakinya KWP. Keduanya ditemukan di dua ruangan berbeda dengan kondisi mulut salah satu korban berbusa.
Atas temuan itu, pihak kepolisian masih belum bisa memberikan keterangan lebih jauh. Namun berdasarkan hasil penyelidikan,Kompol Syafri menduga ibu dan anak tersebut tewas karena bunuh diri.
Dugaan Bunuh Diri
©2013 Merdeka.com/Shutterstock/forestpath
Kompol Syafri menjelaskan, dugaan sementara bunuh diri tersebut dikuatkan dengan kondisi salah satu korban yang mulutnya mengeluarkan busa.
INA sebelumnya ditemukan tergeletak di tengah rumah, sedangkan sang anak KWP tewas di dalam kamar dengan posisi terlentang.
Saat ini, jenazah keduanya sudah dibawa ke rumah sakit Bhayangkara, Bogor, Jawa Barat untuk dilakukan autopsi.
“Dugaan sementara bunuh diri. Untuk memastikan harus melalui otopsi,” ujarnya, Sabtu (25/9) .
Ditemukan Rekan INA
Menurut keterangan seorang saksi yang juga rekan INA, kematian kedua warga RT 5, RW 11, Blok P 9 itu pertama kali diketahui saat dirinya berkunjung ke rumah sekitar pukul 10.00 WIB.
Ketika itu ia datang ke rumah korban karena panggilan melalui teleponnya tak kunjung diangkat. Tiba di rumah tersebut, saksi melihat keduanya sudah tergeletak.
Saksi kemudian melapor ke RT setempat hingga diteruskan ke kantor polisi setempat. Tak berselang lama, polisi kemudian datang untuk memeriksa keadaan di rumah.
“Saat di TKP memang tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban tersebut,” Terang Kanit Reskrim Polsek Sukmajaya AKP Harun, mengutip Youtube Liputan6 SCTV.