LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JABAR

Mengenal Penyakit Cacingan beserta Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya

Penyakit cacingan merupakan kondisi tubuh manusia yang terinfeksi cacing atau parasit yang tinggal di dalam usus. Penyakit ini bisa menyerang anak-anak dan juga orang dewasa. Kebersihan lingkungan yang tidak terjaga menjadi salah satu faktor yang dapat mempermudah penyebaran penyakit ini.

2020-07-01 18:25:00
Jabar
Advertisement

Penyakit cacingan merupakan kondisi tubuh manusia yang terinfeksi cacing atau parasit yang tinggal di dalam usus. Penyakit ini bisa menyerang anak-anak dan juga orang dewasa. Bentuk cacing yang menginfeksi bisa berupa cacing pipih atau cacing gelang. Kebersihan lingkungan yang tidak terjaga menjadi salah satu faktor yang dapat mempermudah penyebaran penyakit ini.
Cacing yang menginfeksi seseorang akan bertahan hidup di dalam tubuh manusia dengan cara mengambil sari makanan yang masuk ke dalam saluran pencernaan. Munculnya penyakit ini pada orang dewasa ditandai dengan ciri-ciri seperti sakit perut, diare, mual, muntah, kelelahan, dan menurunnya berat badan.

Gejala Penyakit Cacingan

Dilansir dari Healthline, seseorang yang menderita penyakit cacingan umumnya akan mengalami gejala sebagai berikut:
• sakit perut
• diare, mual, atau muntah
• gas / kembung
• kelelahan
• penurunan berat badan yang tidak bisa dijelaskan
• sakit perut atau nyeri tekan

Advertisement


Seseorang yang menderita penyakit cacingan juga dapat mengalami disentri. Disentri merupakan kondisi ketika infeksi pada usus menyebabkan diare dengan darah dan lendir di tinja. Penyakit cacingan juga dapat menyebabkan ruam atau gatal di sekitar dubur atau vulva. Dalam beberapa kasus, Anda akan mengeluarkan cacing di tinja selama buang air besar.


Namun, ada juga beberapa orang yang mungkin menderita cacingan selama bertahun-tahun tanpa mengalami gejala apa pun.

Advertisement

Penyebab Penyakit Cacingan

Salah satu penyebab terjadinya infeksi cacingan yaitu mengonsumsi daging yang kurang matang dari hewan yang terinfeksi, seperti sapi, babi, atau ikan. Kemungkinan penyebab lain yang menyebabkan infeksi cacingan antara lain:


• konsumsi air yang terkontaminasi
• kontak dengan kotoran yang terkontaminasi
• sanitasi yang buruk
• kebersihan yang buruk


Sedangkan infeksi yang disebabkan cacing gelang biasanya ditularkan melalui kontak dengan tanah dan feses yang terkontaminasi.
Setelah Anda mengonsumsi zat yang terkontaminasi, parasit akan berpindah ke usus Anda. Kemudian mereka bereproduksi dan tumbuh di usus. Begitu mereka bereproduksi, jumlah dan ukurannya akan menjadi lebih besar, lalu gejala penyakit ini pun dapat muncul.

Jenis-Jenis Cacing dan Cara Penularannya

Dikutip dari Alodokter, terdapat beberapa jenis cacing yang dapat menjadi penyebab munculnya penyakit cacingan. Cacing-cacing ini tidak hanya menginfeksi orang dewasa, tapi juga anak-anak, bahkan hewan. Jenis-jenis cacing yang menjadi penyebab penyakit cacingan antara lain:

• Cacing kremi

Cacing ini merupakan jenis cacing gelang. Bentuknya sangat kecil dan tidak berbahaya, tetapi cacing inilah yang sering menginfeksi orang dewasa, terlebih anak-anak. Cacing kremi biasanya akan tinggal di usus besar dan rektum. Cacing ini akan masuk ke tubuh manusia ketika seseorang menyentuh telur-telur cacing tersebut lalu tertelan. Saking kecilnya, telur cacing kremi mudah terbang dan terhirup oleh manusia.

• Cacing pita

Cacing ini yang banyak diketahui sebagai penyebab penyakit cacingan. Selain menularkan penyakit melalui konsumsi daging yang kurang matang, cacing pita juga bisa masuk ke dalam tubuh manusia melalui air minum yang telah terkena kontaminasi telur atau larva cacing pita. Cacing pita ini terbilang mengerikan karena bisa tumbuh di dalam tubuh manusia hingga berukuran 15 cm dan hidup selama 30 tahun.

• Cacing gelang

Cacing gelang merupakan salah satu penyebab umum dari penyakit cacingan pada orang dewasa. Cacing gelang akan menular melalui makanan yang sudah terkena kontaminasi telur cacing, lalu dimakan oleh manusia. Cacing-cacing ini dapat berkembang biak dalam jumlah banyak di dalam tubuh manusia.

• Cacing pipih

Cacing ini hidup di dalam darah, usus, atau jaringan tubuh manusia. Namun, cacing pipih lebih sering ditemukan menginfeksi hewan daripada manusia. Namun, jika Anda sering mengonsumsi sayuran mentah, terutama selada air, Anda juga berisiko terinfeksi cacing ini. Telur cacing pipih juga bisa masuk ke dalam tubuh manusia melalui air minum yang terkontaminasi telur cacing.

• Cacing tambang

Telur cacing tambang bisa menginfeksi manusia melalui pori-pori kulit. Ketika Anda berjalan tanpa alas kaki di atas tanah atau media yang menjadi habitat larva cacing tambang, kesempatan cacing ini untuk masuk ke dalam tubuh dengan menembus kulit sangat besar.

• Cacing trikinosis

Jenis cacing ini terdapat pada daging matang yang sudah dihinggapi larva cacing. Setelah masuk ke dalam tubuh, larva akan berdiam di usus manusia dan tumbuh menjadi dewasa. Setelah larva berkembang biak, mereka akan berpindah dari usus ke otot atau jaringan tubuh yang lain.

Cara Pengobatan

Beberapa jenis cacing usus, seperti cacing pita, dapat menghilang dengan sendirinya jika Anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat serta pola makan dan gaya hidup sehat. Namun, tergantung pada jenis infeksi cacingan, seseorang mungkin memerlukan perawatan dengan mengonsumsi obat antiparasit. Munculnya gejala-gejala yang serius juga tidak boleh diabaikan. Segera temui dokter jika Anda mengalami:

• memiliki darah atau nanah di feses
• sering muntah
• memiliki suhu tubuh yang tinggi
• sangat lelah dan dehidrasi


Rencana perawatan Anda akan ditentukan berdasarkan jenis cacingan dan gejala yang Anda miliki. Infeksi cacing pita biasanya diobati dengan obat oral, seperti praziquantel (Biltricide), yang dapat melumpuhkan cacing pita dewasa. Praziquantel (Biltricide) menyebabkan cacing pita terlepas keluar dari usus, lalu larut, dan kemudian keluar dari tubuh Anda melalui feses.


Pengobatan umum untuk infeksi cacing gelang antara lain dengan menggunakan mebendazole (Vermox, Emverm) dan albendazole (Albenza).
Gejala biasanya mulai membaik setelah beberapa minggu pengobatan. Dokter mungkin akan mengambil dan menganalisis sampel feses setelah pengobatan selesai untuk melihat apakah cacing telah hilang.

Cara Pencegahan

Untuk mencegah penyakit cacingan, cuci tangan Anda dengan sabun dan air panas secara teratur sebelum dan sesudah menggunakan toilet dan sebelum menyiapkan atau makan makanan.
Anda juga harus memperhatikan keamanan makanan, seperti berikut:


• hindari ikan dan daging mentah
• masak daging dengan saksama sampai suhu setidaknya 145 ° F (62,8 ° C) untuk seluruh potongan daging dan 160 ° F (71 ° C) untuk daging giling dan unggas
• biarkan sisa daging dimasak selama tiga menit sebelum diukir atau dikonsumsi
• bekukan ikan atau daging hingga –4 ° F (–20 ° C) selama setidaknya 24 jam
• cuci, kupas, atau masak semua buah dan sayuran mentah
• cuci atau panaskan kembali makanan yang jatuh di lantai

 

(mdk/ank)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.