LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JABAR

Kenali Tanda-Tanda Menopause, Berikut Penyebabnya

Menopause merupakan sebuah keadaan wanita yang tidak mendapat haid selama 12 bulan disertai adanya tanda-tanda menopause sampai menuju senium. Pada umumnya menopause terjadi pada usia antara 45-51 tahun.

2021-05-27 14:41:00
Menopause
Advertisement

Menopause merupakan sebuah keadaan wanita yang tidak mendapat haid selama 12 bulan disertai adanya tanda-tanda menopause sampai menuju senium. Pada umumnya menopause terjadi pada usia antara 45-51 tahun.

Sebelum menghadapi masa menopause secara alamiah, seseorang akan dihadapkan pada masa premenopause yang terjadi 3-5 tahun sebelum menopause sebenarnya. Pada tahap ini keluhan klimakterium mulai berkembang, selanjutnya diikuti pada tahap menopause sampai akhirnya postmenopause yaitu tahap awal setelah 12 bulan tidak haid.

Tahap postmenopause akan dihadapi semua wanita menopause baik yang alamiah maupun menopause karena insidensi tertentu. Gabungan menopause dan postmenopause disebut masa perimenopause.

Advertisement

Bagi wanita yang sudah memasuki masa tua penting untuk mengetahui apa saja tanda-tanda menopause. Berikut ini informasi mengenai tanda-tanda menopause, lengkap dengan penyebabnya telah dirangkum merdeka.com melalui liputan6.com dan sinta.unud.ac.id.

Tanda-Tanda Menopause

1. Menstruasi tidak teratur
Tanda-tanda menopause yang pertama dalah menstruasi tidak teratur. Banyak wanita yang tak menyadari bahwa siklus menstruasi yang tidak teratur bisa menjadi tanda menopause. Menstruasi atau haid yang tidak teratur terlihat dari masa haid yang mundur dan maju tidak menentu. Beberapa di antaranya ada yang hanya mengeluarkan darah haid sedikit atau banyak sekali.

Advertisement

Tandanya semakin terlihat pada wanita yang sebelumnya memiliki siklus menstruasi normal dan lancar. Jika kondisi seperti ini terjadi selama 12 bulan berturut-turut maka kemungkinan besar kamu telah memasuki masa menopause.

2. Vagina kering
Tanda-tanda menopause berikutnya adalah vagina terasa kering. Dalam hal ini, hormon estrogen akan memainkan peran penting dalam menjaga pelumasan alami pada vagina. Menjelang menopause, kadar estrogen akan menurun yang memungkinkan wanita akan mengalami kekeringan pada vaginanya.

3. Perubahan suasana hati
Perubahan suasana hati atau perasaan pun menjadi tanda psikis di mana seseorang wanita mungkin saja mengalami menopause dini. Bahkan sebagian wanita mengalami kesulitan tidur dan rasa cemas yang berlebih ketika memasuki fase menopausenya.

4. Keringat berlebih
Keringan berlebih merupakan salah satu tanda-tanda menopause yang paling umum terjadi. Bahkan tak sedikit wanita yang berkeringat di malam hari sehingga mengganggu tidur bahkan menyebabkan insomnia.

Hormon menjadi hal yang berpengaruh pada kondisi ini. Terdapat beberapa pilihan pengobatan, termasuk terapi hormon, obat resep, dan metode pengobatan alternatif lainnya yang dapat membantu kamu meringankan gejala menopause ini.

Penyebab Menopause

Fungsi ovarium akan mulai menurun pada saat seorang perempuan berusia pertengahan empat puluh. Di mana pada saat usia tersebut, kondisi kadar hormon yang naik turun akan menyebabkan berbagai gangguan. Ada dua faktor utama yang berperan dalam hal ini. yaitu:

  • Pertama, lebih sedikit folikel yang matang, selanjutnya produksi sel telur mulai berkurang, dan mengakibatkan ovulasi tidak terjadi pada setiap siklus menstruasi. Konsekuensi dari perubahan tersebut adalah pola perubahan kadar hormon selama siklus menstruasi. Pertama, jika folikel tidak matang, hanya sedikit estrogen yang diproduksi selama dua minggu pertama siklus. Karena tidak ada sel telur yang matang dalam folikel, maka folikel itu tidak dapat melepaskan sel telur. Jika ovulasi tidak terjadi, maka tidak akan ada progesteron sehingga efek progesteron tidak terjadi.
  • Kedua, gagalnya ovarium mengeluarkan sel telur yang matang akan menyebabkan kadar estrogen turun menjadi sangat rendah sehingga lapisan endometrium tidak terstimulasi untuk menyiapkan sel telur yang dibuahi. Hal ini menyebabkan menstruasi tidak terjadi. Ketika kadar estrogen dan progesteron menurun, kelenjar hipotalamus dan kelenjar pituitari berusaha untuk mengoreksi keadaan ini dengan meningkatkan produksi FSH dan LH untuk menstimulasi ovarium melakukan fungsinya
(mdk/nof)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.