Kecelakaan Bus di Ciamis Diduga Karena Rem Blong, Begini Keterangan Polisi
Kecelakaan bus yang menabrak kendaraan dan rumah di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat masih terus diselidiki polisi. Akibat kejadian itu empat orang meninggal dunia, dan puluhan lainnya luka-luka. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), dugaan sementara kecelakaan karena rem blong.
Kecelakaan bus yang menabrak rumah di Jalan Raya Payungsari, Dusun Pari, Desa Payungsari, Kecamatan Panumbangan, Ciamis, Jawa Barat, masih terus diselidiki polisi. Akibat kejadian itu empat orang meninggal dunia, dan puluhan lainnya luka-luka. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), dugaan sementara kecelakaan karena rem blong.
Kepala Kepolisian Resor Ciamis, AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro, menyatakan jika olah TKP sendiri sudah dilakukan sejak hari Minggu pagi. Walau begitu pihaknya belum bisa menyatakan jika rem blong sebagai kesimpulan penyebab kecelakaan.
"Untuk sementara, dugaan awal karena rem blong, namun nanti akan kami lengkapi dengan saksi lain dan bukti di TKP," kata Tony, mengutip ANTARA, Senin (23/5).
Masih Mengumpulkan Keterangan Saksi
Tony mengatakan jika pihaknya masih terus mengumpulkan keterangan para saksi untuk mengetahui lebih jelas penyebab kecelakaan, termasuk ada atau tidaknya unsur kelalaian.
Untuk saat ini, bangkai bus yang mengalami rusak parah di bagian depan sudah dilakukan evakuasi untuk dibawa ke kantor Polres Ciamis.
"Terkait kelalaian, nanti akan melalui proses penyelidikan, kami mohon waktu," katanya.
Akibat peristiwa itu, 24 orang harus dibawa ke sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan setempat. Kemudian, sebanyak delapan orang juga sudah diperbolehkan pulang dan sisanya masih menjalani perawatan intensif.
"Korban meninggal dunia menjadi empat orang, satu orang yang dirujuk meninggal dunia," katanya.
Mencari Keberadaan Sopir Bus yang Diduga Kabur
Bus Pariwisata Pandawa yang tabrak mobil dan rumah di Ciamis - Humas Polres Ciamis
Selain menggali penyebab bus hilang kendali, Tony juga menyampaikan jika petugas masih turut mencari keberadaan sopir yang dikabarkan melarikan diri setelah menabrak mobil dan rumah.
Polisi juga sudah menanyakan ke pihak perusahaan bus, terkait keberadaan sopir yang disebutkan kabur karena takut diamuk massa.
"Kami belum bisa menyimpulkan dia kabur atau takut diamuk massa, namun ada jaminan perusahaan untuk mendatangkan sopir," katanya.
Bus Tabrak Mobil dan Rumah
Sebelumnya, bus pariwisata Pandawa mengalami kecelakaan di wilayah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Kendaraan besar tersebut membawa rombongan dari Tangerang Banten, dan saat itu baru pulang dari wisata ziarah di daerah Panjalu.
Saat mulai memasuki jalur turunan di Payungsari, Dusun Pari, Panumbangan, bus kemudian berjalan zig-zag dan tak terkendali. Setelah itu bus sempat menabrak sejumlah kendaraan dan akhirnya sebuah rumah hingga hancur total.
Peristiwa sendiri terjadi pada hari Sabtu, 21 Mei 2022, sekitar pukul 17.30 WIB, hingga menghebohkan warga dan viral di media sosial.
(mdk/nrd)