LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JABAR

Jenis-jenis Gangguan Tidur, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tidur merupakan aktivitas yang sangat dibutuhkan oleh manusia sebagai cara untuk mengembalikan energi dalam dirinya setelah beraktivitas. Memiliki kualitas tidur yang bagus merupakan salah satu kunci hidup sehat yang perlu diperhatikan, sebab masih banyak orang yang menyepelekan kualitas tidur.

2020-08-13 14:15:00
Gangguan Tidur
Advertisement

Tidur merupakan aktivitas yang sangat dibutuhkan oleh manusia sebagai cara untuk mengembalikan energi dalam dirinya setelah beraktivitas. Memiliki kualitas tidur yang bagus merupakan salah satu kunci hidup sehat yang perlu diperhatikan, sebab masih banyak orang yang menyepelekan kualitas tidur.

Jika kamu sampai detik ini masih selalu memiliki kualitas tidur yang bagus maka pertahankan. Sebab tak sedikit di luar sana yang mengalami gangguan tidur.

Gangguan tidur disebabkan oleh banyak faktor mulai dari kebiasaan mengonsumsi makanan yang tidak sehat, jarang olahraga, over thinking, bahkan faktor genetik. Sekali lagi, gangguan tidur tidak bisa dianggap sepele sebab ada banyak jenis gangguan tidur yang berbahaya bahkan mengancam keselamatan jiwa.

Advertisement

Untuk melakukan pencegahan sedini mungkin, kamu perlu mengetahui informasi mengenai jenis-jenis gangguan tidur yang telah dirangkum merdeka.com dari brilio.net dan myoclinic.org pada Kamis, (13/8/2020).

Jenis-Jenis Gangguan Tidur

1. Obstructive Sleep Apnea (OSA)

Advertisement

Jenis-jenis gangguan tidur yang pertama adalah Obstructive Sleep Apnea. Jenis gangguan tidur ini bersifat serius, berbahaya dan sudah sering terjadi di seluruh dunia. Disebut berbahaya karena pasien yang menderita OSA terkadang bisa langsung meninggal karena kekurangan napas.

OSA tidak hanya memengaruhi tidur nyenyak tapi juga merupakan gangguan tidur yang mengancam jiwa. Amerika Serikat memiliki lebih dari 12 juta orang yang terkena OSA. Sleep Apnea disebabkan karena gaya hidup tidak sehat seperti kurang tidur, pola tidur, stres, merokok, obesitas dan tekanan darah yang tidak tepat.

Kelainan ini serius dan pada tahap awal gangguan ini dapat diobati dengan mengikuti diet sehat, tidur dan latihan. Perawatan lainnya mungkin termasuk memasukkan perangkat agar saluran napas tetap terbuka dan ada metode pembedahan untuk menghilangkan penyumbatan tenggorokan.

2. Sleep Paralysis (Kelumpuhan Tidur)

Jenis-jenis gangguan tidur berikutnya adalah Sleep Paralysis alias kelumpuhan tidur. Gangguan ini merupakan salah satu kondisi paling menakutkan yang pernah ada. Pasien yang menderita kelumpuhan tidur cenderung masuk ke keadaan vegetatif saat bangun tidur.

Kondisi ini terjadi saat otak dan tidur tidak sinkron. Pasien terkadang takut tidur karena mereka lumpuh dan tidak bisa bergerak saat mereka bangun tidur. Kelumpuhan tidur kadang disertai dengan halusinasi yang mengerikan dan tekanan mental.

Dalam istilah Jawa, jenis gangguan tidur semacam ini juga bisa disebut tindihan. Si penderita yang terkena tindihan terbangun, namun badannya terasa lumpuh tak bisa bergerak sama sekali. Bahkan terkadang meski mata sudah terbuka, mulut tak bisa mengeluarkan suara.

3. Sindrom Kleine-Levin (KLS)

Sindrom Kleine-Levin atau yang dalam medis disebut KLS adalah kelainan tidur yang berlebihan, namun sebenarnya sangat sedikit mempengaruhi orang di dunia. KLS adalah kelainan yang sangat langka dan kompleks yang berkaitan dengan sistem saraf yang terjadi terus menerus. Kelainan ini dikenal sebagai 'Sleeping Beauty Syndrome' karena pasien tidur lebih dari 15 sampai 20 jam.

Gangguan tidur ini serius dan menyeramkan. Kelainan itu terkait dengan garis genetik tertentu yang biasanya terjadi pada laki-laki remaja. Sindrom Kleine-Levin ini termasuk jenis gangguan tidur yang paling mengerikan karena sampai kini belum ditemukan obat pastinya.

4. Narkolepsi

Narkolepsi adalah kondisi yang berkaitan dengan tidur siang hari yang berlebihan, dipicu oleh emosi seperti suara mendadak, teror, ketakutan, tertawa dan menangis. Lima gejala klasik dari kelainan ini adalah cataplexy, kelumpuhan tidur, halusinasi hipnagogik, dan kantuk di siang hari yang berlebihan, yang sering disebut sebagai 'tetrad narkolepsi'.

Pasien yang menderita kelainan ini cenderung benar-benar kolaps saat sedang emosi ekstrem. Meski kelainan ini terlihat tidak terlalu serius, namun bisa menakutkan. Narkolepsi juga terkait dengan kondisi genetik dan masih bisa untuk disembuhkan.

5. Fatal Familial Insomnia (FFI)

Jenis-jenis gangguan tidur selanjutnya adalah Fatal Familial Insomnia (FFI). Jenis gangguan tidur ini disebut paling berbahaya. FFI disebabkan kelainan genetik dan merupakan penyakit keturunan. Gangguan tidur ini dianggap tak bisa disembuhkan.

Gejala penyakitnya meliputi insomnia, halusinasi, kebingungan, dan delirium. Banyak kasus yang terjadi, pasien rata-rata akan bertahan hanya dalam waktu 18 bulan jika sudah mengalami gangguan tidur ini. Kebanyakan pasien akan benar-benar susah tidur dan akhirnya meninggal karena sudah kehabisan tenaga.

6. Sudden Unexplained Death Syndrom (Sindrom Kematian)

Sindrom Kematian yang tiba-tiba terjadi dan tak dapat dijelaskan dikenal sebagai 'sindrom kematian nokturnal mendadak', yang sampai sekarang tidak dapat dijelaskan secara rinci. Bagian yang menakutkan, bahkan pria sehat pun bisa mati saat tidur mereka tanpa penjelasan. Kelainan ini berhubungan langsung dengan kegagalan jantung dan aktivitas jantung yang tidak teratur saat tidur.

Jenis gangguan tidur ini adalah salah satu kelainan tidur paling menakutkan dan paling mematikan di dunia yang mempengaruhi lebih banyak orang dari negara-negara Asia selatan. Kelainan ini disebabkan karena memiliki kaitan genetik dari ras manusia.

Penyebab Umum Gangguan Tidur

Penyebab yang memunculkan gangguan tidur kronis yang dapat membahayakan kesehatan tubuh umumnya sebagai berikut ini:

  • Overthinking, sering mengkhawatirkan banyak hal secara berlebihan baik mengenai pekerjaan, sekolah, kesehatan, keuangan, atau keluarga. Hal itu kerap membuat pikiran tetap aktif di malam hari yang membuat kamu jadi sulit untuk memiliki kualitas tidur yang baik.
  • Peristiwa atau trauma kehidupan yang penuh tekanan seperti kematian atau penyakit orang yang dicintai, perceraian, kehilangan pekerjaan, semuanya itu dapat menyebabkan seseorang mengalami insomnia atau gangguan tidur.
  • Memiliki kebiasaan tidur yang buruk meliputi jadwal waktu tidur yang tidak teratur, aktivitas yang terlalu berat sebelum tidur, lingkungan tidur yang tidak nyaman, menggunakan tempat tidur untuk bekerja, makanan atau menonton tv sebelum tidur, dan bermain gadget sebelum tidu.
  • Makan terlalu banyak di sore hari yang membuat kamu merasa tidak nyaman secara fisik saat berbaring. Tak sedikit orang juga mengalami mulas atau sakit perut setelah makan berat sebelum tidur. Hal itu membuat mata kamu tetap selalu terjaga.
  • Kondisi medis atau penggunaan obat-obatan tertentu yang membuat kamu kesulitan tidur. Gangguan tidur kronis juga bisa terjadi karena faktor genetik.

Cara Mengatasi Gangguan Tidur

Lakukan pencegahan dengan menerapkan pola hidup sehat salah satunya dengan melakukan kebiasaan tidur yang baik. Hal ini dapat membantu kamu meningkatkan kualitas tidur dan terhindar dari insomnia atau gangguan tidur. Berikut hal-hal yang perlu kamu lakukan untuk mengatasi gangguan tidur yaitu:

  • Jaga waktu tidur dan waktu bangun secara konsisten dari hari ke hari, termasuk juga saat akhir pekan.
  • Tetap aktiv dan melakukan aktivitas secara teratur, hal ini dapat membantu kamu meningkatkan kualitas tidur di malam hari.
  • Periksa obat-obatan yang kamu konsumsi untuk mengetahui apakah obat tersebut dapat menyebabkan insomnia atau tidak.
  • Sebaiknya hindari atau batasi waktu tidur siang.
  • Hindari atau batasi mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein dan alkohol serta jangan gunakan nikotin.
  • Hindari makan dan minum besar sebelum tidur
  • Buatlah tempat tidur hanya untuk beristirahat, bukan untuk melakukan aktivitas lain seperti bekerja atau makan.
  • Ciptakan ritual sebelum tidur yang menyenangkan dan menenangkan seperti mandi dengan air hangat, membaca atau mendengarkan musik yang lembut.
(mdk/nof)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.