Indro Warkop Kenang Masa Lalu, Kerap Jadi Penengah Dono dan Kasino saat Ribut
Sudah lama berkarier, pria kelahiran Purbalingga, 8 Mei 1958 punya perjalanan karier yang panjang. Tak hanya menceritakan tentang karier, ia juga blak-blakan soal hubungannya dengan dua anggota lain.
Siapa yang tidak kenal dengan Indrodjojo Kusumonegoro atau yang lebih akrab disapa Om Indro. Selain dikenal sebagai komedian, Indro merupakan salah satu anggota yang masih tersisa dari grup lawak legendaris Warkop. Dua anggota lainnya, Dono dan Kasino, telah meninggal.
Sudah lama berkarier, pria kelahiran Purbalingga, 8 Mei 1958 punya perjalanan karier yang panjang. Tak hanya menceritakan tentang karier, ia juga blak-blakan soal hubungannya dengan dua anggota lain.
Indro menceritakan kalau ia selalu menjadi penengah jika dua anggota lainnya bertengkar. Simak cerita Indro saat mengenang masa lalu ini.
Dono Kasino 3 Tahun Tak Tegur Sapa
©2021 Merdeka.com/Youtube Deddy Corbuzier
Bukan rahasia lagi jika grup lawak Warkop di masa kesuksesannya kerap menghadirkan komedi yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat. Di balik kekompakan mereka, konflik sudah sangat wajar hadir. Indro menceritakan, kalau dua sahabatnya itu pernah terlibat konflik karena berbeda pendapat. Karena masalah itu, keduanya tak bertegur sapa selama tiga tahun.
"Om Kasino sama Om Dono ni nggak akur?" tanya Desta.
"3 tahun tahun, itu dari tahun 87 sampe tahun 90," ucap Indro.
Tak Pernah Menunjukkan Kemarahan
You Tube - Helmy Yahya
Meski tidak bertegur sapa, Indro menceritakan jika di hadapan orang lain Dono dan Kasino seolah tak memiliki masalah. Tak heran jika permasalahan keduanya tak diketahui banyak orang.
"Kalo banyak orang dia ngobrol, apa yang perlu diomongin dia ngomong, nggak kelihatan bener-bener, apalagi di film," ucap Indro.
Saling Memaafkan
©2021 Merdeka.com/Instagram Indro Warkop
Indro menjelaskan meski keduanya sempat ribut selama tiga tahun, di akhir tahun 1990-an Dono dan Kasino akhirnya saling membuka diri. Keduanya saling memaafkan dan hubungan mereka kembali membaik.
"Kita ngobrol semalaman, akhirnya kita menyadari masing-masing bertiga rangkulan," ucap Indro.