Hebohkan Garut, Ini Potret Anak Domba Milik Warga Mekarmukti yang Lahir Bermata Satu
Warga Desa Jagabaya, Kecamatan Mekarmukti, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dihebohkan atas lahirnya seekor anak domba yang tak biasa. Diketahui hewan tersebut hanya memiliki satu mata, satu tanduk dan tanpa hidung.
Warga Desa Jagabaya, Kecamatan Mekarmukti, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dihebohkan dengan kelahiran seekor anak domba yang tak biasa. Diketahui hewan tersebut hanya memiliki satu mata, satu tanduk dan tanpa hidung.
Salah seorang warga setempat bernama Hendi mengatakan, domba berjenis kelamin jantan itu merupakan salah satu anak kambing yang terlahir kembar.
“Yang satunya normal, dan yang kedua ini kok ada keanehan” kata pria yang juga Kepala Seksi Pelayanan di Desa Jagabaya, Sabtu (12/2).
Tubuh Lainnya Normal
©2022 Facebook Creator Kampoeng/ Merdeka.com
Menurut Hendi, keanehan bermula saat ia diberitahu oleh sang pemilik yang juga paman dan bibinya beberapa waktu lalu. Saat didatangi kondisi indukan baru saja melahirkan dua ekor anak kambing kembar.
Seperti terlihat, kambing tersebut menjulurkan lidahnya dengan kondisi tubuh lainnya masih normal dan tidak ada keanehan.
“Saya dikasih tahu bibi saya pemilik domba itu sekitar pukul 17.00 petang, ada yang tidak biasa dari salah satu anakan domba yang dilahirkan,” ujar dia.
Hanya Bisa Bernapas Melalui Mulut
©2022 Facebook Creator Kampoeng/ Merdeka.com
Awalnya domba Garut itu terlihat kesulitan bernapas. Namun setelah dilakukan upaya pembersihan, domba putih berkeling hitam di kepala depan itu akhirnya bisa pelan-pelan berdiri.
Sayangnya, hewan mungil tersebut hanya bisa bernapas melalui mulut. Untuk pemenuhan nutrisi pemilik pun sementara ini memberi susu sachetan warung.
“Untuk sementara bernapas menggunakan mulut dan diberikan makanan sementara menggunakan susu sachetan biasa seharga Rp 2.000,” kata dia.
Berharap Ada Bantuan dari Pemerintah
©2022 Facebook Creator Kampoeng/ Merdeka.com
Untuk saat ini, Hendi berupaya menyiarkan kabar kelahiran anak domba tersebut ke berbagai platform media sosial. Ia berharap ada bantuan dari pemerintah, agar anak domba itu bisa tetap hidup.
“Saya berharap ada bantuan dari pemerintah bagaimana agar domba malang itu tetap hidup,” kata dia.
Kondisi domba sendiri dilaporkan Hendi masih tetap sehat usai berumur 24 jam, dan masih tak percaya atas kelahirannya, mengutip Instagram @seputar_garut.
(mdk/nrd)