Gegesik Kreatif Festival Rawat Kesenian Asli Cirebon, Hadirkan Tari Topeng & Sintren
Gegesik Kreatif Festival menjadi ajang untuk merawat berbagai kesenian khas Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Acara yang diselenggarakan di Kecamatan Gegesik itu menampilkan sejumlah tradisi lokal, seperti tari topeng dan tarian sintren.
Gegesik Kreatif Festival menjadi ajang untuk merawat berbagai kesenian khas Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Acara yang diselenggarakan di Kecamatan Gegesik itu menampilkan sejumlah tradisi lokal, seperti tari topeng dan tarian sintren.
Menurut Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, kegiatan tersebut bisa menjadi wadah untuk melestarikan kesenian asli setempat yang kini telah dikenal hingga ke mancanegara.
"Kegiatan ini (Gegesik Kreatif Festival, red.) menampilkan berbagai kesenian asli Kabupaten Cirebon dan bisa sebagai tempat untuk melestarikannya," kata Imron, melansir ANTARA, Jumat (3/6).
Mengangkat Gegesik Sebagai Kawasan Pelestari Seni
Gegesik Kreatif Festival
©2022 Humas Pemkab Cirebon/ Merdeka.com
Dikatakan Imron, status Kecamatan Gegesik sebagai tempat pelestarian budaya bisa terus diteruskan. Salah satunya melalui acara tersebut, termasuk geliat sanggar di daerah yang kini dikenal sebagai kampung seni itu.
"Antusias masyarakat di Kecamatan Gegesik ini sangat bagus. Semangat ini yang harus kita pelihara agar kesenian bisa terus berkembang," ujarnya.
Selama ini pelestarian kesenian lokal masih belum bisa dikatakan maksimal. Atas dasar itu kemudian Gegesik Kreatif Festival dihelat. Acara ini sendiri direncanakan berlangsung hingga 8 Juni 2022 mendatang.
Tarik Minat Wisatawan
Pada waktu yang sama, Wakil Bupati Cirebon Wahyu Tjiptaningsih mengatakan Gegesik Kreatif Festival menjadi ajang untuk mengangkat wisata seni budaya di Kabupate Cirebon. Menurutnya, Kabupaten Cirebon memiliki ragam kekayaan lokal, seperti seni, kuliner, batik hingga wisata reliji yang harus terus dipromosikan.
"Ini menjadi semangat bersama agar terus mempromosikan wisata-wisata yang ada di Kabupaten Cirebon. Kita punya kuliner, batik, religi dan juga kesenian asli yang harus terus dipromosikan untuk menarik wisatawan, baik lokal maupun mancanegara," katanya.
Bukan hanya itu, Wabup juga melihat ada efek positif ke masyarakat dari perhelatan tersebut, yakni adanya peningkatan ekonomi termasuk di kalangan seniman dari banyaknya kunjungan wisata.
"Jika gedung kesenian di sini sudah jadi, maka bisa menyelenggarakan pentas kesenian setiap minggu, yang tentunya akan berdampak pada peningkatan ekonomi, baik masyarakat maupun pelaku seninya. Kita berharap semangat ini terus dikobarkan," tutupnya.
Siap Pecahkan Rekor
Camat Gegesik, Indra Fitriani turut mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dan mendukung terselenggaranya Gegesik Kreatif Festival. Dirinya mengatakan, akan ada pemecahan rekor melalui salah satu kerajinan seni dari Gegesik.
"Insya Allah pada tanggal 8 Juni mendatang kita akan memecahkan rekor jumlah lukisan kaca terbanyak, yaitu seribu lukisan kaca. Semoga hal itu bisa terwujud dan terpenting kesenian Kabupaten Cirebon terus lestari," ungkapnya.
Adapun sejumlah pihak yang terlibat di acara tersebut, mulai dari seniman hingga para guru dan siswa sekolah.
"Khususnya panitia, seniman, guru-guru dan murid yang terlibat, saya ucapkan terima kasih. Mari kita buktikan bahwa Kecamatan Gegesik merupakan gudangnya seniman dan Gegesik bisa meneruskan kesenian yang ada," tegasnya.