LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JABAR

Fungsi Kearifan Lokal beserta Ciri-Ciri dan Jenisnya

Kearifan lokal merupakan warisan tak ternilai yang terkandung dalam budaya dan kehidupan sehari-hari pada suatu daerah atau komunitas.

2023-05-23 09:30:00
Jabar
Advertisement

Kearifan lokal merupakan warisan tak ternilai yang terkandung dalam budaya dan kehidupan sehari-hari pada suatu daerah atau komunitas. Di balik kemajuan teknologi dan globalisasi yang semakin meluas, kearifan lokal tetap menjadi pijakan penting dalam memahami dan menghargai identitas suatu masyarakat.

Kearifan lokal merupakan bentuk ekspresi unik dari suatu kelompok masyarakat yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Ia mencerminkan hubungan harmonis antara manusia dengan lingkungannya, menggambarkan cara hidup yang terkait erat dengan alam dan keunikan tempat tinggal mereka.

Di tengah arus globalisasi dan modernisasi yang semakin kuat, kearifan lokal sering kali menghadapi tekanan untuk beradaptasi atau bahkan hilang sama sekali. Namun, pemahaman dan penghormatan terhadap kearifan lokal sangat penting untuk memelihara keberagaman budaya dan menjaga keseimbangan ekologi. Dalam artikel berikut, akan disampaikan tentang fungsi kearifan lokal, ciri, dan juga jenisnya.

Advertisement

Pengertian Kearifan Lokal

Kearifan lokal merupakan komponen yang erat hubungannya dengan kebudayaan. Kearifan lokal mencakup gaya hidup suatu komunitas dan memiliki keterkaitan yang khusus dengan budaya spesifik. Setiap etnis memiliki warisan kearifan lokal yang memuat nilai-nilai sosial budaya yang perlu dipertahankan. Hal ini mencakup bidang pendidikan, kesehatan, serta petuah-petuah nenek moyang yang mengajarkan untuk selalu berperilaku baik terhadap sesama manusia, termasuk lingkungan tempat tinggal mereka.

Dikutip dari liputan6.com, dalam Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 menyebutkan bahwa kearifan lokal adalah nilai-nilai luhur yang berlaku dalam tata kehidupan masyarakat antara lain untuk melindungi dan mengolah lingkungan hidup secara lestari.

Advertisement

©Daihatsu

Kemudian menurut Suryono (2012), pengertian kearifan lokal merupakan gagasan-gagasan atau nilai-nilai, pandangan-pandangan setempat yang bersifat bijaksana, penuh kearifan, bernilai baik yang tertanam dan diikuti oleh seluruh anggota masyarakatnya.

Lalu menurut Swars, kearifan lokal adalah kebijaksanaan manusia yang bersandar pada filosofi nilai-nilai, etika, cara-cara, dan perilaku yang melembaga secara tradisional. Kearifan lokal adalah nilai yang dianggap baik dan benar sehingga dapat bertahan dalam waktu yang lama, bahkan melembaga.

Fungsi Kearifan Lokal

Kearifan lokal memainkan peran penting dalam mempertahankan identitas budaya dan keberlanjutan lingkungan. Fungsi kearifan lokal yang utama adalah sebagai panduan bagi suatu komunitas untuk hidup secara harmonis dengan lingkungan sekitarnya.

Fungsi kearifan lokal memang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Berikut adalah beberapa fungsi kearifan lokal lainnya yang perlu diketahui:

  • Fungsi kearifan lokal berguna sebagai petuah, kepercayaan, sastra dan pantangan.
  • Untuk konservasi dan pelestarian sumber daya alam
  • Untuk pengembangan sumber daya manusia, misalnya berkaitan dengan upacara daur hidup, konsep kanda pat rate.
  • Fungsi kearifan lokal juga berperan untuk pengembangan kebudayaan dan ilmu pengetahuan, misalnya pada upacara saraswati, kepercayaan dan pemujaan pada pura Panji.
  • Bermakna etika dan moral, yang terwujud dalam upacara Ngaben dan penyucian roh leluhur.
  • Bermakna sosial misalnya upacara integrasi komunal/kerabat.
  • Bermakna politik, misalnya upacara ngangkuk merana dan kekuasaan patron client.

Ciri-Ciri Kearifan Lokal

Fungsi kearifan lokal dapat dianggap sebagai identitas yang membedakan suatu masyarakat dari budaya luar. Hal ini terkait dengan karakteristik etika dan nilai-nilai budaya yang menjadi ciri khas dalam masyarakat setempat dan diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Dalam mengamati kearifan lokal, kita dapat mengenali beberapa ciri-cirinya yang menonjol, yaitu:

  • Memiliki ketahanan terhadap pengaruh budaya dari luar.
  • Mampu mengakomodasi elemen budaya dari luar.
  • Mampu mengintegrasikan atau menggabungkan budaya asing dengan budaya lokal yang ada.
  • Memiliki kemampuan mengendalikan perubahan budaya.
  • Memiliki kemampuan memberikan arah dan petunjuk bagi perkembangan budaya.

Jenis Kearifan Lokal

Selain ciri dan fungsi kearifan lokal, ada juga jenis dari kearifan lokal yang perlu diketahui.

Kearifan Lokal Berwujud Nyata

Kearifan lokal yang dapat diamati dan dirasakan secara konkret disebut sebagai kearifan lokal berwujud nyata atau tangible. Keberadaan kearifan lokal dalam bentuk nyata ini dapat dilihat melalui berbagai bentuk ekspresi, termasuk dalam bentuk teks, tata cara, aturan, atau sistem nilai.

Kearifan lokal berwujud menunjukkan bahwa kearifan tersebut dapat diamati melalui manifestasinya dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini mencakup peraturan, prosedur, atau tradisi yang ditulis atau diucapkan, yang memandu perilaku dan interaksi dalam masyarakat.

Kearifan Lokal yang Tidak Berwujud

Berbeda dengan kearifan lokal berwujud nyata yang dapat diamati dan dirasakan secara konkret, kearifan lokal yang tidak berwujud atau intangible tidak memiliki bentuk fisik yang dapat terlihat dengan jelas. Meskipun tidak tampak secara fisik, jenis kearifan lokal ini tetap dapat didengar melalui transmisi lisan dari generasi sebelumnya kepada generasi berikutnya.

Kearifan lokal yang tidak berwujud ini tidak memiliki bentuk yang dapat diamati secara visual, namun tetap memiliki keberadaan yang kuat melalui penyampaian lisan. Pengetahuan, nilai-nilai, cerita, atau petuah yang dimiliki dalam kearifan lokal jenis ini disampaikan secara lisan dari orang tua kepada anak-anak mereka, dan selanjutnya diteruskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Walaupun tidak dapat terlihat secara langsung, kearifan lokal yang tidak berwujud ini memiliki nilai penting dalam membentuk identitas budaya dan kehidupan masyarakat. Melalui transmisi lisan, kearifan lokal intangible menjadi jembatan yang menghubungkan masa lalu dengan masa depan, melestarikan pengetahuan dan nilai-nilai yang dimiliki oleh komunitas.

(mdk/ank)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.