Dulu Padat Penduduk, Begini Wajah Baru Bantaran Sungai Cidurian
Kawasan padat penduduk di bantaran Sungai Cidurian, Kelurahan Antapani Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat, baru-baru ini disulap menjadi ruang terbuka publik yang Instagramable.
Kawasan padat penduduk di bantaran Sungai Cidurian, Kelurahan Antapani Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat, baru-baru ini disulap menjadi ruang terbuka publik.
Pelaksana Tugas (Plt.) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, kawasan tersebut ditata dan direvitalisasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan berkolaborasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, Sektor 22 Citarum Harum serta masyarakat sekitar.
"Konsepnya waterfront, yaitu sungai menjadi mukanya rumah bukan belakangnya rumah. Karena kalau sungai berada di belakang rumah itu pasti akan membuang sampah ke sungai," ungkap Yana, saat meresmikan Tahap I dari total area sepanjang 1,3 kilometer tersebut, Senin (2712).
Jadi Tempat Selfie
©2021 humas.bandung.go.id/Merdeka.com
Dahulu kawasan tersebut merupakan daerah yang cukup kumuh dan dipenuhi bangunan liar. Kini area tersebut telah ditata rapi, dan desain dengan miniatur rumah yang cocok untuk dijadikan lokasi berfoto selfie.
Penataan sendiri dilakukan oleh Pemkot Bandung dengan merelokasi warga yang tinggal di sana. Berkat sosialisasi, banyak yang turut sukarela melakukan pembongkaran secara mandiri.
"Dan alhamdulillah untuk pembongkaran (bangunan liar) dilakukan sendiri oleh masyarakat. Berkat sosialisasi dan pemberian pemahaman kepada warga, mereka bisa membongkar mandiri," tuturnya.
Sudah Bebas dari Lokasi Buang Air Besar Sembarangan
©2021 YouTube Sektor 22 Citarum Harum/Merdeka.com
Yana menambahkan, para warga yang semula menempati area tersebut kini dibantu pemindahannya ke sejumlah tempat seperti Rusunawa Rancacili dan sebagian ke rumah pribadi. Tercatat sekitar 135 Kepala Keluarga (KK) yang direlokasi dan berasal dari Antapani, dan Arcamanik.
Ia pun berharap masyarakat bisa ikut serta membantu merawat dan menjaga ruang publik, sehingga keberadaannya bisa tetap lestari
"Sebelumnya ini pemukiman padat penduduk, dan mudah-mudahan ODF (Open Defecation Free) jadi berkurang karena limbah domestik juga sudah tidak ada. Kita lihat kualitas air juga sudah lebih baik, mudah-mudahan peran masyarakat ikut menjaga tempat ini. Saya cukup punya keyakinan warga akan turut memelihara tempat ini," ujarnya.
Potensi Digital Tourism
©2021 YouTube Sektor 22 Citarum Harum/Merdeka.com
Senada dengan Yana, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung, Didi Ruswandi menuturkan, penataan baru selesai dilakukan sampai tahap pertama yaitu sepanjang 70 meter.
Didi menambahkan, pada tahap pertama ini pembangunan akan dilanjutkan sampai ujung dengan total lebih kurang 1,3 km. Termasuk di Sungai Cibodas, yang sempat mendapat perhatian dari Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil.
"Untuk penertiban sekitar 4 bulan, pembangunan kurang lebih 2 bulan. Kita harapkan yang ke sini bisa foto-foto juga, digital tourism lah," imbuhnya. dikutip dari humas.bandung.go.id