LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JABAR

Dampak Buruk Banjir bagi Kesehatan Tubuh, Jangan Anggap Sepele

Banjir yang pada awal tahun 2020 di Jakarta memberikan dampak buruk bagi lingkungan sekitarnya. Banyak rumah-rumah warga terendam, aktivitas terganggu, sampai menyebabkan masalah kesehatan.

2020-04-07 19:30:00
Banjir
Advertisement

Banjir yang terjadi pada awal tahun 2020 di Jakarta memberikan dampak buruk bagi lingkungan sekitarnya. Banyak rumah-rumah warga terendam, aktivitas terganggu, sampai menyebabkan masalah kesehatan.

Disadari atau tidak, bencana banjir dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan manusia. Bakteri, lumpur, hingga air limbah ditemukan ikut tercampur dalam banjir.

Dikutip dari Liputan6.com, bakteri-bakteri yang ikut hanyut bersama air ini dapat membahayakan kesehatan manusia. Selain itu, jika kaki terendam air terlalu lama akan menyebabkan gangguan kesehatan. Menurut laman yang dilansir dari Bustle, penyakit ini hampir tidak bisa dihindari seseorang yang terkena banjir.

Advertisement

Penyakit dari Bakteri

2020 Merdeka.com/www.pixabay.com

Advertisement

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) mengkhawatirkan dampak banjir ini bagi tubuh manusia. Bakteri yang terkandung di dalam air dapat berisiko menyebabkan masalah pada lambung. Sakit perut dan diare menjadi keluhan umum di daerah banjir akibat air yang tidak bersih.

Tetanus juga dapat menjadi masalah jika bakteri tercampur ke dalam banjir kemudian air tersebut bersentuhan dengan luka terbuka. Penyakit lainnya seperti gangguan pencernaan dan flu juga dapat menyebar jika terdapat bakteri tertentu di dalam air.

Kontaminasi Air

Selain itu, kekhawatiran lain juga datang dari air minum. Air minum yang berada di daerah bencana banjir berpotensi terkontaminasi. Jika sampai mengonsumsi air minum yang terkontaminasi ini, akan meningkatkan risiko buruk pada tubuh.

Seorang dokter darurat di Lenox Hill Hospital New York City, Robert Glatter, mengatakan bahwa penduduk harus membuang makanan apapun yang mungkin bersentuhan dengan air banjir, karena berpotensi terkontaminasi, termasuk makanan yang telah dibungkus plastik, kardus, atau kertas.

Glatter juga memperingatkan bahwa tubuh yang terkena air banjir dapat menyebabkan tubuh menjadi rentan terhadap infeksi kulit, infeksi luka, mata memerah, dan permasalahan kesehatan lainnya.

(mdk/ank)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.