LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JABAR

Unik, Cara Mahasiswa UGM Kritik Penanganan Sampah di Piyungan Ini Curi Perhatian

Melihat kondisi ini, mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) ikut bersuara. Bedanya, para mahasiswa ini tidak melakukan demo atau aksi ke dinas terkait, melainkan dengan cara unik.

2021-03-25 15:14:00
Tren
Advertisement

Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan Yogyakarta, merupakan salah satu tempat pembuangan sampah akhir di kota Gudeg. Makin lama, tumpukan sampah di TPST ini makin menggunung dan menimbulkan banyak masalah baru.

Melihat kondisi ini, mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) ikut bersuara. Bedanya, para mahasiswa ini tidak melakukan demo atau aksi ke dinas terkait, melainkan dengan cara unik.

Advertisement

Kritik Penanganan Sampah dengan Lagu Rap

Youtube - BEM KM UGM

Jika biasa untuk mengkritik kebijakan pemerintah dengan turun ke jalan, berbeda dengan mahasiswa dari UGM ini. Mereka yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ini, memilih membuat lagu rap untuk menyampaikan aspirasi. Mereka juga mengeluhkan kapasitas TPST Piyungan yang sudah berlebihan.

Advertisement

Bahas UMR

Youtube - BEM KM UGM

Video yang diunggah di kanal Youtube BEM KM UGM pada Minggu (21/3/2021) bertajuk Negeri Istimewa itu tak hanya mengkritik tentang penanganan sampah. Dalam lirik lagu tersebut, para mahasiswa ini juga membahas Upah Minimum Regional (UMR) di Jogja yang rendah.

Respons Pemerintah

Youtube - BEM KM UGM

Setelah mendapat kritikan dari sejumlah kalangan, mulai dari aktivis lingkungan hingga mahasiswa, pemerintah terkait sempat berdialog. Mereka berjanji akan membahas mengenai penanganan sampah di Piyungan, Kabupaten Bantul.

Dukungan Warganet

Youtube - BEM KM UGM

Video yang sudah ditonton lebih dari 23 ribu kali itu sempat viral di media sosial. Tak sedikit wargenet yang ikut memberikan komentar dan memberikan dukungan pada mahasiswa dari BEM KM UGM itu.

"Ayo trendingin, kita sampaikan suara rakyat lewat karya dari mahasiswa UGM dan mahasiswa univ lain. Ayo bantu memajukan Indonesia dengan hal kecil," tulis Chackiaamelia Putri.

"Demo penting, Tapi pake rap begini lbh kena pesannya ke anak muda, bikin kita nengok dengan permasalahan real di sosial masyarakat..Tetap bersuara, idealisme ini hanya kalian yg bisa sampaikan.." tulis Andy rahman.

"Terobosan ini saya dedikasikan untuk seluruh mahasiswa yang sedang memperjuangkan keresahan mereka dimanapun mereka berada. Walaupun sedang pandemi Covid-19, tidak berarti mahasiswa Indonesia tidak bisa bersuara, bergerak dan mengadvokasikan kebenaran. Ayo kawan-kawan seperjuangan, kita gunakan kreatifitas dan bakat-bakat terpendam kami untuk melanjutkan api perjuangan. Salam pergerakan, hantam rata top dan meriah, HIDUP MAHASISWA," tulis Joe Pramudio.

(mdk/mif)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.