LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JABAR

Basmi Hama Tikus di Sawah, Anggota DPR Purwakarta Buat Sayembara Berhadiah

Di kesempatan itu, mantan Bupati Purwakarta itu mengatakan jika sudah disiapkan sejumlah hadiah berupa uang tunai sebesar Rp5 ribu, untuk setiap ekor tikus yang ditangkap.

2021-06-20 10:41:00
Jabar
Advertisement

Maraknya hama tikus yang menyerang area sawah di Kabupaten Purwakarta Jawa Barat, membuat Wakil Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah.

Sayembara tersebut nantinya akan meminta warga dan petani untuk melakukan perburuan terhadap tikus di sawah, yang kemudian dikumpulkan.

Dilansir dari Antara Minggu (19/06), akibat maraknya serangan tikus, para petani di sana mengaku merugi akibat gagal panen.

Advertisement

"Hama tikus menyerang areal sawah petani di Desa Kertamukti, Kabupaten Karawang sampai ada petani yang mengaku gagal panen," kata Dedi, di Purwakarta, Jumat (18/6) lalu.

Siapkan Hadiah Uang untuk Setiap Ekor yang Ditangkap

Advertisement

Ilustrasi sawah ©2018 Merdeka.com

Di kesempatan itu, mantan Bupati Purwakarta itu mengatakan jika sudah disiapkan sejumlah hadiah berupa uang tunai sebesar Rp5 ribu, untuk setiap ekor tikus yang ditangkap.

Menurutnya, pemberian hadiah uang akan meningkatkan semangat dari warga dan petani dalam memerangi tikus-tikus perusak lahan pertanian. Lanjutnya, tikus-tikus tersebut akan  diserahkan ke lurah setempat.

"Sayembara nih, warga dan petani berlomba mencari tikus di sekitar areal sawah ini (Desa Kertamukti, Karawang). Nanti buntut tikusnya disetor ke lurah dan per buntutnya akan bayar Rp5 ribu," kata Dedi yang disambut gembira warga dan petani setempat.

Berikan Solusi Untuk Basmi Hama Tikus

Selain melakukan sayembara, Dedi juga mengungkapkan strategi untuk membasmi hama tikus yang meresahkan tersebut yakni melalui penanaman serentak. Penanaman serentak sendiri ditekankan Dedi untuk bisa dilakukan petani di musim tanam berikutnya

"Permasalahan hama tikus tidak akan selesai jika menanamnya tidak serentak. Jadi ke depan di daerah itu petani harus menanam secara serentak," kata tokoh yang juga legislator daerah pemilihan Karawang, Purwakarta dan Bekasi ini.

Sementara itu hama tikus memang kerap melanda kawasan pertanian di Purwakarta hingga Karawang. Seperti diberitakan sebelumnya, di Februari 2020 lalu Dinas Pertanian Kabupaten Karawang, Jawa Barat sempat mengimbau para petani agar melakukan gropyokan atau gerakan massal pengendalian hama tikus.

"Sekarang ini, baru hama tikus yang mengancam areal persawahan," kata Kepala Seksi Perlindungan Tanaman Padi dan Palawija Dinas Pertanian Karawang Yuyu Yudaswara, Sabtu 8 Februari 2020 lalu.

(mdk/nrd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.