Berniat Kunjungi Kerabat di Pesantren, Mobil Keluarga Terjun Ke Sungai Kalimalang
Dalam peristiwa itu, empat orang penumpang menjadi korban. Dua orang selamat yaitu sang supir Sutaryo (26) dan seorang anak berinisial RI (10), sedangkan dua lainnya meninggal dunia, akibat terjebak di dalam mobil.
Sebuah mobil keluarga berisi 4 penumpang mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Pasar Sumber Artha, Bekasi Barat, Bekasi, Jumat (10/07) dini hari. Mobil bernopol B 1110 BZH tersebut, diketahui menabrak pembatas dan tercebur ke Sungai Kalimalang sekitar pukul 02.00 WIB pagi.
Dalam peristiwa itu, empat orang penumpang menjadi korban. Dua orang selamat yaitu sang supir Sutaryo (26) dan seorang anak berinisial RI (10), sedangkan dua lainnya meninggal dunia, akibat terjebak di dalam mobil.
"Korban jiwa atas nama Ny Samsiyah (35) dan seorang anaknya berusia tiga tahun, inisial NA (3)," kata Kasi Operasional Damkar Jakarta Timur Gatot Sulaeman di Jakarta seperti dikutip dari Antara.
Menuju Pondok Pesantren di Parung Bogor
Mobil terjun di kalimalang/©2020 Merdeka.com
Dari informasi yang berhasil dihimpun, diketahui korban merupakan warga Jalan Jambu Sari, RT001 RW05, Desa Jambu Sari, Kecamatan Jeruklegi, Cilacap.
"Diduga, sopir mengantuk saat dalam perjalanan ke Pondok Pesantran Al-Asiriyah Nurul Iman dari arah Purwokerto menuju Parung, Bogor. Mobil dari arah Bekasi," kata Gatot.
Proses Evakuasi
Gatot menambahkan, dalam proses evakuasi korban dan kendaraan, dikerahkan empat unit armada pemadam kebakaran milik Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran, dan Penyelamatan Jakarta Timur. Tim Damkar juga menurunkan 16 personel dalam proses evakuasi.
"Situasi pagi ini satu korban berhasil diangkat, masih ada dua korban di dalam mobil ibu dan anaknya," katanya.
Sempat Menyelamatkan Anaknya
Ayung (40), seorang saksi mata yang merupakan warga setempat menceritakan bahwa sebelum meninggal, Samsiyah sempat menyelamatkan kedua anaknya dengan membuka kaca jendela.
Korban juga berteriak meminta tolong, namun sayangnya kedua anak tersebut terseret arus sungai.
"Saat mobilnya terseret arus, ibunya teriak dari dalam mobil minta tolong ke warga sekitar," kata Ayung di lokasi kejadian.
Masih Mencari Korban
Salah seorang korban, NA yang masih berusia 3 tahun hingga siang hari ini belum ditemukan. Diduga korban hanyut di Sungai Kalimalang tersebut.
Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Karsono, sebanyak 20 petugas evakuasi telah diterjunkan untuk memperluas radius pencarian NA hingga ke pintu air Halim, Jakarta Timur.
"Kita bekerja sama dengan kepolisian dan TNI melibatkan 20 petugas, mencari anak yang hilang dalam kecelakaan mobil terperosok di Kalimalang," kata, Karsono, di Jakarta.