LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JABAR

Bermodus Penggembosan Ban, Rp90 Juta Dana Desa di Cianjur Hilang Dirampok

Kejadian perampokan yang menimpa aparat desa di Cianjur tersebut berlangsung cepat, lantaran korban tidak sadar ketika pelaku menggembosi ban mobil pembawa uang dana desa Rp 90 juta rupiah tersebut.

2020-07-10 08:56:00
Jabar
Advertisement

Kejadian perampokan kembali terjadi, kali ini menimpa aparatur desa Ciandam, Kecamatan Mande, Cianjur, Jawa Barat. Kejadian naas tersebut ia alami bersama istrinya sesaat setelah dirinya mencairkan dana desa (DD) sebesar Rp90,8 juta rupiah di Bank Bjb Cianjur.

Modus dari para pelaku perampokan tersebut tidak dengan cara kekerasan, melainkan dengan menggembosi ban belakang mobil bagian samping sehingga korban lengah.

Advertisement

Digembosi di Bagian Samping Ban

Ilustrasi ban bocor ©2020 Merdeka.com

Dilansir dari Antara, kejadian tersebut bermula saat aparatur desa bernama Baban Sobandia yang juga Kasi Kesra Desa Ciandam, Kecamatan Mande hendak mengambil spanduk pesanan desa ke percetakan di Jalan Harun Kabir, Cianjur. Sebelumnya Ia mengambil uang di bank bjb.

Advertisement

Saat di perjalanan ia dan istri yang juga aparatur desa merasakan kondisi kendaraan yang tidak stabil. Setelah di cek ternyata ban bagian belakang bocor dan hanya di bagian samping.

"Belum sampai ke percetakan, saya merasa laju kendaraan tidak stabil, untuk memastikan hal tersebut saya mencoba menepi untuk memastikan apa yang terjadi. Ternyata ban mobil bagian belakang bocor dan anehnya di bagian samping bukan bagian bawah ban," katanya.

Diambil Pengendara Motor hingga Dihalangi Komplotan Pelaku

Setelah kedua aparatur desa tersebut turun untuk memastikan kondisi ban, dua orang yang mengendarai sepeda motor dengan cepat langsung membuka pintu mobil, Mereka mengambil tas berisi uang Rp90,8 juta rupiah untuk keperluan pembangunan desa tersebut.

Merasa panik, keduanya langsung berusaha mengejar, belum sempat berangkat tiba-tiba seorang pengendara motor berusaha menghalangi mobil yang ditumpangi korban. Menurut Baban, mereka diduga merupakan bagian dari komplotan tersebut.

"Saya hanya fokus ke pelaku yang membawa kabur uang dari dalam mobil, saya baru sadar kalau sepeda motor yang menghalangi adalah komplotan pelaku. Saya akhirnya tidak dapat mengejar pelaku yang menghilang ke arah Jalan By Pass," katanya.

Dilaporkan Ke Polsek Cianjur

Setelah kejadian tersebut, ia bersama istrinya langsung melapor ke Polsek Cianjur dan berharap segera di proses. Harapannya agar uang tersebut bisa cepat kembali dan bisa langsung digunakan untuk pembangunan infrastruktur jalan di desanya.

"Saya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cianjur, dengan harapan pelaku dapat ditangkap dan uang yang akan dipakai untuk membangun jalan dapat kembali," katanya.

Bentuk Tim Khusus

Pelaksana Harian (Plh) Wakapolsek Cianjur, Iptu Hermansyah menjelaskan jika pihaknya langsung melakukan olah TKP. Pihak kepolisian juga sedang mencari bukti dengan meminta rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian atas laporan perampokan yang menimpa aparat desa tersebut.

Ia juga menambahkan saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan timsus dari Polres Cianjur dan langsung melakukan pengejaran terhadap komplotan tersebut.

"Kami langsung melakukan olah TKP dan menyebar anggota untuk melakukan pengejaran, bahkan timsus dari Polres Cianjur, saat ini tengah melakukan pengejaran. Kami mengimbau bagi aparat desa yang hendak mencairkan uang bantuan setidaknya mendapat pengawalan," katanya.

(mdk/nrd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.