Banten Jadi Penyumbang Kasus Positif Covid-19 Terbanyak, Begini Penjelasan Pemprov
Namun saat dikonfirmasi, Pemprov pun berkilah. Pihak Pemprov Banten melalui Dinas Kesehatan menyebut jika saat ini tidak ada peningkatan kasus secara signifikan di wilayahnya.
Belum lama ini Provinsi Banten menjadi wilayah dengan tingkat penyebaran virus Corona (Covid-19) tertinggi, dengan angka positif mencapai 3.501 kasus pada Minggu (04/04/2021) lalu.
Seperti dimuat di Liputan6 pada Senin (05/04), angka tersebut berada di atas Ibu Kota DKI Jakarta yang berada di angka 736 yang disusul Provinsi Jawa Barat sebanyak 338 kasus positif.
Namun saat dikonfirmasi, Pemprov pun berkilah. Pihak Pemprov Banten melalui Dinas Kesehatan menyebut jika saat ini tidak ada peningkatan kasus secara signifikan di wilayahnya.
Merupakan Data Lama
©2020 Merdeka.com/shutterstock
Sebagaimana dikatakan Kadinkes Banten, Ati Pramudji, angka kasus 3.501 yang diumumkan oleh Pemerintah merupakan data lama dan baru tercatat di aplikasi New All Record (NAR) pada Minggu (04/04/2021) lalu.
"Data lama di Banten baru terinput di aplikasi NAR pusat dalam minggu ini. Sehingga seolah kasus di Banten naik signifikan," kata Kadinkes Banten, Ati Pramudji Astuti, melalui pernyataan resminya, Minggu (04/04/2021).
Terjadi Perbedaan Data Antara Pemerintah dengan Pemprov Banten
Perempuan yang juga menduduki posisi sebagai Jubir Satgas Covid-19 Provinsi Banten tersebut mengungkapkan jika terdapat perbedaan data yang terdapat di Pemprov dan Pemerintah Pusat.
Menurutnya pasien positif Covid-19 di Bumi Jawara tersebut lebih banyak jika dibandingkan data yang ada di Satgas Covid pusat.
"Ada perbedaan data antara pusat dengan data di Banten. Data di Banten lebih banyak jika dibanding dengan data di pusat. Jadi data yang dilaporkan oleh Banten selama ini, belum terinput seluruhnya di pusat," dia menerangkan.
Menjadi Wilayah Dengan Angka Kesembuhan Tertinggi
Ati turut mengungkapkan bahwasanya saat ini wilayahnya justru menjadi daerah dengan tingkat kesembuhan tertinggi di Indonesia, yakni 42.038 orang.
Sehingga untuk menyamakan data yang terjadi di wilayahnya dengan yang di pusat, ia mengklaim jika sejak 30 Maret 2021, pemerintah pusat sedang menyamakan data. Ketidak cocokan angka membuat wilayahnya seakan menjadi daerah sebaran tertinggi.
"Sejak Selasa kemarin, pusat menyamai datanya dengan data yang di Banten. Sehingga dalam 1 minggu ini seolah kasus di Banten naik signifikan, padahal itu kasus lama yang baru terinput," paparnya.
Sementara itu, pada Minggu (04/04/2021), Indonesia melaporkan penambahan kasus baru positif Covid-19 sebanyak 6.731 kasus. Sehingga total pasien yang terkonfirmasi saat ini mencapai 1.534.255 orang.
Provinsi Banten berada di posisi pertama penambah pasien Corona. Kemudian di posisi puncak ada Sulawesi Barat sebanyak tiga kasus terkonfirmasi.