LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JABAR

Antisipasi Anak Stunting, Calon Pengantin Diimbau Hidup Sehat dan Jaga Kebersihan

Pemkot Serang meminta calon pengantin dan orang tua memiliki pola hidup sehat dan menjaga kebersihan sebagai antisipasi anak stunting. Ini faktanya.

2023-02-04 09:05:00
Jawa Barat
Advertisement

Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 menunjukkan prevalensi stuntingdi Kota Serang mencapai angka 23,8 persen dari jumlah penduduk sebanyak 721.000 jiwa. Sementara berdasarkan Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM) angka stunting di Kota Serang hanya berada di angka 4,32 persen.

"Ini ada perbedaan karena survei pusat dan daerah itu ada perbedaan,” tutur Wali Kota Serang, Syafrudin, Jumat (4/2/2023).

Syafrudin mengungkapkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang berkomitmen mempercepat penurunan angka stunting dengan target di bawah 5 persen pada 2024.

Advertisement

Langkah Pencegahan

©2022 Merdeka.com/Dok. Kemenkes RI

Advertisement

Pemkot Serang menggelar kegiatan roadshow daring bersama Menko PMK di Comand Center Diskominfo Kota Serang pada Jumat (3/2). Kegiatan yang digelar secara daring tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya percepatan penurunan stunting dan penghapusan kemiskinan ekstrem di kabupaten/kota se-Indonesia.

Lebih lanjut, sebagai upaya mencegah anak stunting, Pemkot Serang sudah memberikan pembekalan kepada masyarakat sejak sebelum masa pernikahan. Pihaknya mengimbau calon pengantin yang kemudian akan menjadi calon orang tua untuk menjaga pola hidup sehat dan kebersihan.

Selain itu pihaknya juga turut melakukan pembekalan dari sebelum masa pernikahan hingga mengandung dan melahirkan

“Dari mulai sebelum pernikahan sudah diberikan bekal, kemudian selama mengandung terutama di usia kandungan satu bulan sampai melahirkan. Usai melahirkan kita kontrol terus,” terang Syafrudin, dikutip dari Antara.

Kendala

Dia menambahkan, pola hidup sehat masyarakat yang rendah dan kurangnya kesadaran akan kebersihan menjadi kendala dalam upaya penurunan kasus stunting. Permasalahan itu justru memperuncing permasalahan stunting.

“Dari sisi konsumsi makanan ibu hamil itu sangat berpengaruh, faktor lingkungan, kekumuhan, sanitasi dan air bersih juga menjadi salah satu penyebab” ungkap Syafrudin.

Adapun, sesuai arahan Presiden RI, Pemkot Serang turut menargetkan kasus stunting di wilayah setempat pada tahun 2024 bisa turun di bawah 5 persen.

“Pada tahun 2024 mudah-mudahan bisa ada penurunan, bukan tuntas ya, karena dari 24 persen ini tingkat nasional arahan Presiden di tahun 2024 itu sekitar 14 persen. Kalau Kota Serang mungkin bisa ditargetkan di bawah 5 persen” tandasnya.

(mdk/rka)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.