LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JABAR

Agitasi adalah Perasaan Gelisah, Berikut Cara Mengatasinya pada Pasien Skizofrenia

Kesehatan jiwa merupakan suatu kondisi dimana seseorang sehat secara emosional, psikologis, dan sosial yang terlihat dari hubungan interpersonal yang memuaskan perilaku dan koping individu efektif, konsep diri yang positif dan kestabilan emosional.

2022-07-13 12:48:00
Kesehatan Mental
Advertisement

Kesehatan mental menjadi topik yang belakangan cukup banyak dibicarakan di berbagai kalangan. Kenyataannya, sering dengan semakin majunya zaman dan persaingan yang semakin ketat di segala bidang membuat seseorang kerap mengalami stres berkepanjangan yang dapat mempengaruhi kesehatan mentalnya atau kesehatan jiwanya.

Kesehatan jiwa merupakan suatu kondisi dimana seseorang sehat secara emosional, psikologis, dan sosial yang terlihat dari hubungan interpersonal yang memuaskan perilaku dan koping individu efektif, konsep diri yang positif dan kestabilan emosional.

Menurut data WHO (World Health Organization) pada tahun 2016 terdapat sekitar 35 juta orang terkena depresi, 60 juta orang terkena bipolar, 21 juta terkena skizofrenia, serta 47,5 juta terkena dimensia. WHO menyatakan bahwa jika 10% dari populasi mengalami masalah kesehatan jiwa maka harus mendapat perhatian karena termaksud rawan kesehatan jiwa. Masalah gangguan kesehatan jiwa menjadi masalah yang serius dan perlu perhatian khusus.

Advertisement

Dalam hal ini agitasi adalah perasaan gelisah yang berlebihan yang bisa jadi merupakan masalah kesehatan yang penting diwaspadai. Berikut ini informasi mengenai agitasi adalah perasaan gelisah, lengkap dengan gejala dan cara mengatasinya telah dirangkum merdeka.com melalui healthline dan berbagai sumber lainnya.

Agitasi adalah

Masalah gangguan jiwa di seluruh dunia memang sudah menjadi masalah yang sangat serius, agitasi adalah perasaan gelisah yang merupakan gejala yang sering dialami oleh mereka yang didiagnosis mengidap skizofrenia.

Advertisement

Skizofrenia sendiri berasal dari dua kata yaitu “Skizo” yang artinya retak atau pecah (split), dan “Frenia” yang artinya jiwa. Sehingga dapat disimpulkan seseorang yang menderita gangguan jiwa Skizofrenia adalah orang yang mengalami keretakan jiwa atau keretakan kepribadian (spliting of personality).

Selain agitasi, gejala skizofrenia lainnya ada delusi dan halusinasi. Hal tersebut terjadi karena kelainan dari regulasi dopamin, sehingga pengobatan yang bersifat antagonis dopamin akan menurunkan gejala pasien. Pengobatan antipsikotik ini harus dilakukan minimal dalam waktu 1 tahun untuk mencegah terulangnya gejala psikis (ilusi, delusi, dan halusinasi).

Selain itu, agitasi adalah juga sebagai gejala perilaku yang bermanifestasi dalam penyakit-penyakit psikiatrik lainnya selain skizofrenia. Tak heran bila kemudian agitasi sangat umum dijumpai di dalam pelayanan gawat darurat psikiatri sebagai keluhan pasien-pasien dengan gangguan psikotik.

Agistasi memiliki manifestasi yang bermacam-macam, umumnya komponen perilaku dari agitasi dapat dikenali sebagai agresif baik secara fisik maupun verbal seperti halnya berkelahir, melempar, merebut, menghancurkan barang-barang, memaki dan berteriak. Adapula yang bersifat nonagresif seperti tidak pernah merasa tenang, mondar-mandir, bertanya berulang-ulang, bercakap-cakap dan inappropriate disrobing.

Menurut Asosiasi Psikiatri Amerika di dalam DSM-IV-TR, agitasi adalah sebagai aktivitas motorik yang berlebihan terkait dengan perasaan ketegangan dari dalam diri. Gangguan perilaku yang kompleks yang dikarakteristikan dengan agitasi terdapat pada jumlah gangguan psikiatri seperti halnya skizofrenia, gangguan bipolar, demensia dalam hal ini termasuk penyakit alzheimer dan penyalagunaan zat atau obat-obatan terlarang.

Gejala Agitasi Pada Pasien Skizofrenia

Agitasi adalah kejadian yang sering dialami pasien-pasien dengan skizofrenia akut atau bipolar mania dan jika semakin parah dapat menimbulkan perilaku yang agresif atau kasar. Pasien-pasien skizofrenik yang kasar memiliki lebih banyak simtom positif dan perilaku aneh yang lebih menonjol dan mungkin bertindak sesuai dengan waham mereka, terutama jika waham mereka menimbulkan distressing atau menyusahkan bagi mereka.

Gejala-gejala inti agitasi meliputi kegelisahan yang menonjol, permusuhan, perilaku agresif, penyerangan, kekerasan atau perilaku perusakan fisik, memaki, sikap atau bicara yang mengancam.

Keadaan agitasi termasuk kedalam kegawat daruratan psikiatri yang membutuhkan pendekatan pengobatan yang cepat dan efektif demi mengurangi risiko perilaku yang tidak diinginkan atau mencederai dan untuk melindungi baik pasien dan pengasuh dari kemungkinan cedera.

Cara Mengatasi Agitasi pada Pasien Skizofrenia

Diagnosis skizofrenia akut ditetapkan sejak munculnya gejala kurang dari 6 bulan, ditandai dengan salah satu atau lebih gejala waham dan halusinasi.

Diagnosis skizofrenia kronik ditetapkan setelah 6 bulan atau lebih ditandai dengan 2 atau lebih gejala halusinasi, waham, inkoheren atau neologisme, perubahan perilaku, dan gejala negatif.
Pengobatan gangguan ini menggunakan obat antipsikotik untuk mengatasi gejala psikotik (misal perubahan perilaku, agitasi, agresif, sulit tidur).

Obat-obatan untuk pasien skizofrenia yang umum digunakan adalah klorpromazin (sediaan: klorpromazin tablet 25 mg, 100mg, injeksi: 25 mg/ml), haloperidol (sediaan: haloperidol tablet 0,5 mg, 1,5 mg, 5mg, injeksi: 5 mg/ml), dan triheksifenidil (sediaan: tablet 2 mg).

(mdk/nof)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.