LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JABAR

8 Manfaat Kol untuk Kesehatan, Penuhi Asupan Gizi Tubuh hingga Turunkan Tekanan Darah

Kol muncul dalam berbagai bentuk dan warna, yakni merah, ungu, putih dan hijau, serta daunnya yang bisa berkerut atau halus. Dalam masyarakat kita, kol mungkin juga kerap disebut sebagai kubis.

2020-08-13 16:35:00
Jabar
Advertisement

Salah satu sayuran yang mudah kita jumpai adalah kol. Sekilas, sayuran ini terlihat sangat mirip dengan selada. Namun, sayur ini justru termasuk ke dalam genus tanaman Brassica, yang meliputi brokoli, kembang kol, dan kangkung.

Kol muncul dalam berbagai bentuk dan warna, yakni merah, ungu, putih dan hijau, serta daunnya yang bisa berkerut atau halus. Dalam masyarakat kita, kol mungkin juga kerap disebut sebagai kubis.

Meski sayuran ini kalah tenar dibanding sayuran lain seperti bayam, brokoli, atau wortel, namun manfaat kol juga tidak kalah dengan sayuran-sayuran tersebut. Kol juga sama seperti sayuran lain yang memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Itulah sebabnya sayuran ini juga dapat memberikan manfaat untuk mendukung kesehatan tubuh.

Advertisement

Dilansir dari Healthline, berikut kami sajikan beberapa manfaat kol untuk kesehatan.

Penuhi Asupan Nutrisi

Advertisement

©2013 Merdeka.com/Shutterstock/monticello

Manfaat kol yang pertama yaitu untuk penuhi asupan nutrisi Anda. Meskipun kol rendah kalori, sayuran ini memiliki profil nutrisi yang mengesankan. Faktanya, hanya dalam 1 cangkir (89 gram) kol hijau mentah, terdapat beberapa kandungan nutrisi seperti:
• Kalori: 22
• Protein: 1 gram
• Serat: 2 gram
• Vitamin K: 85% dari AKG
• Vitamin C: 54% dari AKG
• Folat: 10% dari AKG
• Mangan: 7% dari AKG
• Vitamin B6: 6% dari AKG
• Kalsium: 4% dari AKG
• Kalium: 4% dari AKG
• Magnesium: 3% dari AKG

Kol juga mengandung sejumlah kecil mikronutrien lainnya, seperti vitamin A, zat besi dan riboflavin. Vitamin B6 dan folat juga penting untuk membantu proses dalam tubuh, seperti metabolisme energi dan fungsi normal sistem saraf.

Selain itu, kol juga kaya akan serat dan mengandung antioksidan kuat, termasuk polifenol dan senyawa sulfur. Seperti yang kita tahu, antioksidan akan melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Membantu Menjaga Peradangan Tetap Terkendali

Manfaat kol yang kedua untuk menjaga peradangan tetap terkendali. Peradangan tidak selalu menjadi hal yang buruk. Faktanya, tubuh juga bergantung pada respons peradangan untuk melindungi diri dari infeksi atau untuk mempercepat penyembuhan.

Di sisi lain, peradangan kronis yang terjadi dalam jangka waktu lama dikaitkan dengan banyak penyakit, termasuk penyakit jantung, artritis reumatoid, dan penyakit radang usus. Sayuran cruciferous seperti kol mengandung banyak antioksidan berbeda yang terbukti dapat mengurangi peradangan kronis.

Satu studi yang melibatkan lebih dari 1.000 wanita China menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi sayuran cruciferous dalam jumlah banyak memiliki tingkat peradangan yang jauh lebih rendah, dibandingkan dengan mereka yang makan dalam jumlah sedikit.

Sulforaphane, kaempferol dan antioksidan lain yang ditemukan dalam kelompok tanaman yang luar biasa ini kemungkinan besar menjadi alasan atas efek anti-inflamasi.

Dikemas Dengan Vitamin C

wikimedia

Manfaat kol yang ketiga yaitu sayuran ini dikemas vitamin C. Vitamin C, juga dikenal sebagai asam askorbat, adalah vitamin yang memiliki banyak peran penting dalam tubuh. Vitamin C juga membantu tubuh dalam menyerap zat besi non-heme, jenis zat besi yang ditemukan dalam makanan nabati.

Terlebih lagi, vitamin C adalah antioksidan kuat, yang telah diteliti secara ekstensif kualitas potensinya untuk melawan kanker. Vitamin C berfungsi melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, yang berkaitan dengan banyak penyakit kronis, termasuk kanker.

Faktanya, analisis terbaru dari 21 penelitian juga menemukan bahwa risiko kanker paru-paru menurun sebesar 7% untuk setiap peningkatan asupan vitamin C 100 mg setiap hari. Meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan peran vitamin ini dalam pencegahan kanker, vitamin C dapat dipastikan memiliki peran kunci dalam banyak fungsi penting bagi tubuh.

Membantu Meningkatkan Pencernaan

©2015 Merdeka.com

Manfaat kol yang keempat dapat membantu meningkatkan kesehatan pencernaan. Kol kaya akan serat sehingga dapat membantu meningkatkan kesehatan pencernaan Anda.

Sayuran renyah ini penuh dengan serat tidak larut yang ramah usus, yaitu sejenis karbohidrat yang tidak dapat dipecah di usus. Serat tidak larut membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan dan membantu buang air besar secara teratur.

Terlebih lagi, sayuran ini juga kaya serat larut, yang telah terbukti dapat meningkatkan jumlah bakteri yang baik di usus. Hal ini karena serat adalah sumber bahan bakar utama untuk bakteri baik seperti Bifidobacteria dan Lactobacilli.

Bakteri ini melakukan fungsi penting seperti melindungi sistem kekebalan dan menghasilkan nutrisi penting seperti vitamin K2 dan B12.

Menjaga Kesehatan Jantung

©www.canadianliving.com

Manfaat kol yang kelima untuk membantu menjaga kesehatan jantung. Kol merah mengandung senyawa kuat yang disebut antosianin. Senyawa inilah yang memberi sayuran kol warna ungu cerah. Antosianin adalah pigmen tumbuhan yang termasuk dalam keluarga flavonoid.

Banyak penelitian telah menemukan hubungan antara konsumsi makanan yang kaya pigmen ini dengan penurunan risiko penyakit jantung. Dengan meningkatkan asupan antosianin makanan, juga terbukti mengurangi tekanan darah dan risiko penyakit arteri koroner.

Peradangan diketahui memainkan peran utama dalam perkembangan penyakit jantung, dan berkat kualitas anti-peradangannya, kol memberikan efek perlindungan antosianin yang besar. Kol mengandung lebih dari 36 jenis antosianin kuat, sehingga menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk kesehatan jantung.

Menurunkan Tekanan Darah

Manfaat kol yang keenam dapat menurunkan tekanan darah. Tekanan darah tinggi telah menyerang lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia, dan menjadi faktor risiko utama dari penyakit jantung dan stroke.

Kalium adalah mineral dan elektrolit penting yang dibutuhkan tubuh agar berfungsi dengan baik. Salah satu tugas utamanya adalah membantu mengatur tekanan darah dengan melawan efek natrium dalam tubuh.

Kalium juga akan membantu mengeluarkan natrium yang berlebihan melalui urin. Nutrisi ini juga akan melemaskan dinding pembuluh darah, sehingga dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Makan lebih banyak kol yang kaya kalium adalah cara yang enak untuk menurunkan tekanan darah tinggi dan dapat membantu menjaga kadarnya dalam kisaran yang sehat.

Membantu Menurunkan Tingkat Kolesterol

©2018 Merdeka.com/Pixabay

Manfaat kol yang ketujuh adalah membantu menurunkan tingkat kolesterol. Kolesterol adalah zat lilin seperti lemak yang ditemukan di setiap sel di tubuh Anda. Mungkin beberapa orang mengira bahwa semua kolesterol itu buruk. Padahal kenyataannya, kolesterol juga penting untuk fungsi tubuh.

Proses kritis pada tubuh bergantung pada kolesterol, seperti pencernaan dan sintesis hormon dan vitamin D. Namun, orang yang memiliki kolesterol tinggi juga cenderung memiliki peningkatan risiko penyakit jantung, terutama jika mereka memiliki peningkatan kadar kolesterol LDL "jahat".

Kol mengandung dua zat yang telah terbukti menurunkan kadar kolesterol LDL yang tidak sehat, yaitu serat larut dan fitosterol.  Serat larut telah terbukti membantu menurunkan kadar kolesterol LDL "jahat" dengan mengikat kolesterol di usus dan mencegahnya diserap ke dalam darah.

Kemudian fitosterol merupakan senyawa tanaman yang secara struktural mirip dengan kolesterol, dan mereka dapat membantu mengurangi kolesterol LDL dengan menghalangi penyerapan kolesterol di saluran pencernaan.

Sumber Vitamin K yang Baik

Manfaat kol yang terakhir yaitu kol merupakan sumber vitamin K yang baik. Vitamin K adalah kumpulan vitamin yang larut dalam lemak dan memainkan banyak peran penting dalam tubuh.
Vitamin ini dibagi menjadi dua kelompok utama, yaitu:

• Vitamin K1 (phylloquinone): Ditemukan terutama di sumber tumbuhan.
• Vitamin K2 (menaquinone): Ditemukan dalam sumber hewani dan beberapa makanan fermentasi. Nutrisi ini juga diproduksi oleh bakteri di usus besar.

Kol merupakan sumber vitamin K1 yang luar biasa, di mana sayuran memberikan 85% dari jumlah harian yang direkomendasikan dalam satu cangkirnya (89 gram).

Vitamin K1 adalah nutrisi utama yang memainkan banyak peran penting dalam tubuh. Salah satu fungsi utamanya adalah bertindak sebagai kofaktor enzim yang bertanggung jawab untuk pembekuan darah. Tanpa vitamin K, darah akan kehilangan kemampuannya untuk menggumpal dengan baik, sehingga meningkatkan risiko pendarahan yang berlebihan.

(mdk/ank)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.