LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JABAR

7 Penyebab Gangguan Pencernaan, Perhatikan Gejala dan Cara Mencegahnya

Tahukah kamu bahwa 80% sistem kekebalan tubuh terdapat dalam saluran pencernaan, maka dari itu menjaga kesehatan pencernaan sangat penting untuk keseluruhan tubuh. Pencernaan adalah proses di mana makanan dipecah menjadi bentuk yang dapat diserap ke dalam darah dan dibawa ke seluruh sel tubuh untuk nutrisi dan energi.

2021-05-14 14:41:00
Gangguan Pencernaan
Advertisement

Tahukah kamu bahwa 80% sistem kekebalan tubuh terdapat dalam saluran pencernaan, maka dari itu menjaga kesehatan pencernaan sangat penting untuk keseluruhan tubuh. Pencernaan adalah proses di mana makanan dipecah menjadi bentuk yang dapat diserap ke dalam darah dan dibawa ke seluruh sel tubuh untuk nutrisi dan energi.

Proses pencernaan dimulai dari mulut ketika kita mengunyah dan menelan. Dalam hal ini air liur mengandung enzim yang dapat memecah makanan menjadi molekul yang lebih kecil.

Ketidakmampuan untuk mencerna makanan dengan baik bisa disebabkan oleh kekurangan asam lambung dan enzim pencernaan. Hal demikian adalah masalah umum yang kerap terjadi karena kebiasaan makanan yang buruk dan tingkat stres yang tinggi.

Advertisement

Untuk mencegah gangguan pencernaan hal mendasar yang perlu kamu tahu adalah penyebabnya terlebih dahulu agar kamu bisa menghindarinya sedari awal. Berikut ini informasi lengkap mengenai 7 penyebab gangguan pencernaan, perhatikan gejala hingga cara mencegahnya telah dirangkum merdeka.com melalui liputan6.

Penyebab Gangguan Pencernaan

1. Penyakit Refluks Asam Lambung
Penyebab gangguan pencernaan yang pertama adalah refluks asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) yang merupakan kondisi ketika asam lambung naik ke esofagus (kerongkongan). Penyebab gangguan pencernaan satu ini adalah melemahnya cincin otot kerongkongan yang berfungsi mencegah makanan kembali ke kerongkongan setelah masuk ke lambung.

Advertisement

2. Tukak Lambung
Penyebab gangguan pencernaan berikutnya adalah tukak lambung yang merupakan luka terbuka di lapisan lambung, atau bisa juga terjadi di usus 12 jari (ulkus duodenum). Tukak lambung disebabkan oleh infeksi bakteri, dan penggunaan aspirin atau obat antiinflamasi nonsteroid dalam jangka panjang.

3. Penyakit Celiac
Penyakit celiac disebabkan oleh reaksi sistem imun terhadap konsumsi gluten, yaitu protein yang dapat ditemukan pada gandum. Penyakit ini dapat merusak lapisan usus halus dan membuat nutrisi tidak dapat diserap.

4. Penyakit Batu Empedu
Selain karena penyakit celiac, gangguan pencernaan juga bisa disebabkan oleh adanya penyumbatan pada saluran empedu yang disebabkan oleh batu hasil pengkristalan kolesterol ataupun bilirubin.

5. Wasir
Wasir juga bisa jadi salah satu penyebab gangguan pencernaan yang cukup banyak dihadapi masyarakat. Penyakit ini disebabkan karena pembengkakan pembuluh darah di sekitar atau di dalam anus.

6. Esofagitis
Penyebab gangguan pencernaan ini adalah peradangan di lapisan kerongkongan. Hal ini dapat menimbulkan nyeri, sulit menelan, dan nyeri di bagian dada.

7. Gastritis
Gastritis terjadi karena peradangan di dinding lambung, yang dapat terjadi tiba-tiba (akut), atau berlangsung dalam jangka panjang (kronis).

Gejala Gangguan Pencernaan

Setelah mengetahui penyebab gangguan pencernaan, kamu juga perlu mengetahui gejala umum yang kerap muncul saat seseorang mengalami gangguan pencernaan yakni sebagai berikut:

  • Mual
  • Muntah
  • Sakit maag
  • Sakit perut
  • Diare
  • Sembelit
  • Sulit menelan
  • Sensasi terbakar di dada (heartburn)
  • Perut kembung
  • Muntah darah atau BAB berdarah
  • Berat badan naik atau malah turun

Cara Mencegah Gangguan Pencernaan

Cara mencegah gangguan pencernaan bisa kamu lakukan dengan menerapkan pola hidup sehat yakni sebagai berikut:

  • Memperbanyak makanan berserat, seperti buah dan sayur.
  • Rutin berolahraga.
  • Mencukupi asupan cairan.
  • Tidak menunda bila terasa hendak BAB.
  • Tidak mengejan terlalu keras saat BAB.
  • Menghindari duduk atau jongkok terlalu lama di toilet.
  • Mempertahankan berat badan ideal, atau menurunkan secara perlahan bila berat badan berlebih.
  • Menghindari konsumsi alkohol.
(mdk/nof)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.