LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JABAR

7 Fakta Arjuna Sigeger, Wayang Kulit Khas Cirebon yang Terbuat dari Kulit Manusia

Di Cirebon terdapat wayang kulit yang dianggap sakral karena terbuat dari kulit manusia. Berikut 7 faktanya.

2020-03-05 19:30:00
Jabar
Advertisement

Wayang kulit merupakan kesenian daerah yang biasa dijadikan medium untuk suatu pertujukan yang terjadi di masa lalu. Saat ini masih banyak wayang kulit yang tersimpan rapi di berbagai tempat, salah satunya di Keraton Kacirebonan.

Di tempat ini terdapat ratusan wayang kulit khas Kota Cirebon yang tersimpan rapi sejak zaman Sunan Gunung Jati. Dari sekian banyak koleksi wayang kulit di Keraton Kacirebonan, ada satu wayang kulit kuno yang konon dianggap istimewa.

Advertisement

Arjuna Sigeger

Wayang kulit tersebut bernama Arjuna Sigeger. Sosok Arjuna Sigeger memiliki karakter yang mirip dengan tokoh Arjuna pada umumnya di cerita pewayangan, yaitu lemah lembut, rendah hati, dan bijaksana.

Wayang kulit Arjuna Sigeger di Keraton Kacirebonan ini spesial karena sebagian proses pembuatannya yang unik.

Advertisement

Terbuat dari Kulit Manusia

Liputan6.com 2020 Merdeka.com

Kepala Unit Cagar Budaya Keraton Kacirebonan Cirebon, Elang Iyan Arifudin menjelaskan bahwa berdasarkan catatan naskah pulasaren, wayang kulit Arjuna Sigeger ini terbuat dari kulit manusia yang merupakan seorang abdi dalem Keraton Kacirebonan.

Sebagai Bukti Pengabdian dan Penghormatan

Abdi dalem tersebut menghibahkan kulitnya untuk dijadikan bahan pembuatan wayang sebagai bentuk pengabdiannya kepada keraton tersebut dan untuk memenuhi nazar yang telah dijanjikan sebelum wafat.

"Nama abdi dalemnya tidak disebutkan. Hanya yang pasti dalam naskah, abdi dalem tersebut memiliki semacam janji atau nazar agar saat meninggal, kulitnya dihibahkan untuk dibuat wayang kulit," kata Elang Iyan.

Dibuat oleh Putra Sunan Kalijaga

Wayang kulit Arjuna Sigeger tersebut dibuat oleh putra Sunan Kalijaga bernama Ki Kaca sekitar tahun 1400-an. Karena kisahnya sangat mendalam, pihak Keraton Kacirebonan memperlakukan wayang kulit Arjuna Sigeger dengan sangat istimewa.

Terdapat Versi Cerita Lain

Namun karena dalam naskah catatan pulasaren tersebut tidak dijelaskan secara mendetail, terdapat versi lain tentang riwayat pembuatan wayang kulit peninggalan Sultan Kacirebonan yang pertama tersebut.

Elang mengungkapkan jika dalam versi kedua, wayang kulit Arjuna Sigeger tersebut tidaklah terbuat dari kulit manusia, melainkan dari kulit hewan biasa. Namun karena wayang ini hanya dipakai selama 6 tahun sebelum Sultan Amirul Mukminin meninggal dunia, sehingga wayang ini dianggap istimewa.

Asal Usul Nama Sigeger

Menurut penuturan Elang, asal usul nama wayang Arjuna Sigeger tersebut berasal dari kegemparan masyarakat Cirebon saat mengetahui Sultan Amirul Mukminin wafat. Dari situ hampir seluruh warga di Cirebon dan sekitarnya merasa geger atau heboh.

Menurut Elang, wayang kulit Sigeger hanya berusia kurang lebih 6 tahun saja. Setelah Sultan Amirul Mukminin wafat, wayang kulit tersebut sudah tidak lagi dimainkan. Hal tersebut merupakan perintah langsung dari istri Sultan Amirul.

"Sejak Sultan Amirul Mukminin Khaerudin meninggal sang istri Ratu Raja Lasminingpuri menyatakan wayang Arjuna Sigeger tidak lagi dipagelarkan selamanya. Kami hanya merawatnya saja kemudian dimasukkan kembali ke kotak," kata Elang.

Merawat di Waktu Tertentu

Citrust.id 2020 Merdeka.com

Menurut Elang, terdapat waktu-waktu tertentu untuk melakukan pengisisian atau angin-angin wayang. Hal tersebut sebagai upaya merawat dan meruwat wayang kulit yang sudah berusia ratusan tahun.

"Wayang itu disimpan di kotak tempat khusus dan dibersihkan secara rutin serta dilakukan perawatan waktu-waktu tertentu," kata Elang.

(mdk/nrd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.