6 Penyebab Batu Kandung Kemih yang Perlu Diwaspadai, Berikut Cara Mengobatinya
Batu kandung kemih adalah gumpalan mineral keras yang terjadi dalam kandung kemih Anda. Jika tidak diobati, batu kandung kemih dapat menyebabkan infeksi pada saluran kemih.
Batu kandung kemih adalah gumpalan mineral keras yang terjadi dalam kandung kemih Anda. Mereka berkembang ketika mineral dalam urine pekat mengkristal dan membentuk batu. Hal ini sering terjadi saat Anda kesulitan ketika buang air.
Lebih dari 90 persen urine Anda adalah air. Sisanya mengandung mineral, seperti garam, dan produk limbah, seperti protein. Urine pekat sendiri memiliki warna yang bervariasi, mulai dari kuning tua hingga cokelat, tergantung pada jenis limbah dan mineral yang dikandungnya.
Urine pekat sering kali disebabkan oleh dehidrasi atau ketidakmampuan untuk mengosongkan kandung kemih sepenuhnya. Ini mungkin karena prostat yang membesar, masalah kandung kemih, atau infeksi saluran kemih (ISK).
Batu kandung kemih yang kecil bisa saja keluar tanpa perlu adanya penanganan. Tapi, dalam kondisi lain, batu kandung kemih terkadang memerlukan pengobatan atau pembedahan. Jika tidak diobati, batu kandung kemih dapat menyebabkan infeksi pada saluran kemih dan komplikasi lainnya.
Penjelasan lebih lanjut tentang kondisi ini akan merdeka.com bahas dalam artikel ini, mengenai penyebab batu kandung kemih, gejala, dan bagaimana cara mengobatinya.
Penyebab Batu Kandung Kemih
Infeksi
Penyebab batu kandung kemih yang pertama adalah karena infeksi. Bakteri dan organisme lain dapat menyebabkan infeksi atau peradangan dalam kandung kemih. ISK adalah penyebab umum batu kandung kemih. Meskipun pria lebih sering mengalami batu kandung kemih, wanita memiliki lebih banyak infeksi kandung kemih daripada pria. Wanita memiliki uretra yang lebih pendek, sehingga ada jalur yang lebih pendek bagi bakteri untuk memasuki kandung kemih.
Uretra rusak
Penyebab batu kandung kemih yang kedua yaitu karena uretra rusak. Uretra Anda bisa terluka atau rusak karena penyakit, atau trauma. Kondisi ini juga dapat menyempit karena infeksi dan menghalangi aliran urin keluar dari tubuh Anda.
Kelenjar prostat membesar
Penyebab batu kandung kemih yang ketiga yakni karena kelenjar prostat yang membesar. Kelenjar prostat mengelilingi uretra Anda, yaitu tabung tipis yang mengangkut urine dari kandung kemih saat buang air kecil. Saat kelenjar prostat membesar, hal itu bisa menekan uretra dan mengganggu proses buang air kecil Anda.
Kandung kemih neurogenik
Kandung kemih neurogenik adalah suatu kondisi yang memengaruhi saraf yang membawa pesan dari otak ke otot kandung kemih. Cedera atau kerusakan pada saraf-saraf ini bisa membuat otak Anda tidak memberi tahu otot kandung kemih untuk berkontraksi dan mengembang untuk buang air kecil. Hal ini dapat menyebabkan urine tertinggal di kandung kemih dan menjadi penyebab batu kandung kemih.
Kandung kemih lemah
Dinding kandung kemih Anda bisa juga menjadi lemah di beberapa area dan membentuk kantong yang menonjol keluar. Urine dapat terkumpul dan disimpan di kantong-kantong ini.
Batu ginjal
Penyebab batu kandung kemih yang terakhir adalah karena batu ginjal. Batu kecil dapat terbentuk di ginjal Anda dan mengalir ke ureter, dua tabung yang membawa urine dari ginjal ke kandung kemih. Ini bisa menyebabkan masalah kandung kemih. Meskipun batu ginjal berbeda dalam perkembangannya, mereka bisa berubah menjadi batu kandung kemih saat mencapai kandung kemih.
Gejala Batu Kandung Kemih
© Thevarsity.ca
Gejala khas dari kondisi batu kandung kemih adalah:
- sering buang air kecil, terutama pada malam hari
- sakit perut bagian bawah
- sensasi terbakar atau nyeri di uretra saat buang air kecil
- urine berdarah atau keruh
- inkontinensia, atau ketidakmampuan untuk mengontrol buang air kecil
Cara Mengobati
Minum banyak air dapat membantu batu kecil keluar secara alami. Namun, karena batu kandung kemih sering kali disebabkan oleh kesulitan dalam mengosongkan kandung kemih sepenuhnya, tambahan air mungkin tidak cukup untuk mengeluarkan batu tersebut.
Sering kali, Anda harus membuang batunya. Ada beberapa cara untuk melakukan ini.
Memecah batu
Dalam satu metode, pertama-tama Anda akan diberi obat mati rasa atau anestesi umum untuk membuat Anda tidak sadar. Setelah itu, tabung kecil dengan kamera di ujungnya dimasukkan ke dalam kandung kemih Anda agar dokter dapat melihat batu tersebut. Kemudian, laser, ultrasound, atau perangkat lain memecah batu menjadi potongan-potongan kecil dan mengeluarkannya dari kandung kemih.
Operasi
Terkadang, batu kandung kemih berukuran besar atau terlalu keras untuk dipecah. Dalam kasus ini, dokter akan mengangkat batu dari kandung kemih Anda melalui pembedahan. Jika batu kandung kemih disebabkan oleh penyumbatan saluran kemih atau pembesaran prostat, masalah ini perlu ditangani bersamaan dengan batu kandung kemih Anda, yang biasanya dengan operasi.