LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JABAR

6 Cara Mengatasi Tantrum pada Anak, Bantu Orang Tua Tenangkan Si Kecil

Anda pasti pernah menemui situasi di mana anak-anak menangis keras, melempar barang, atau berguling-guling di lantai. Namun, Anda tidak perlu khawatir, karena kondisi ini disebut dengan tantrum, dan memang menjadi bagian dari proses perkembangan si anak.

2020-07-29 11:00:00
Jabar
Advertisement

Anda pasti pernah menemui situasi di mana anak-anak yang berusia 1 sampai 4 tahun menangis keras, melempar barang, atau berguling-guling di lantai. Kondisi anak yang seperti itu mungkin akan membuat orang tua bingung. Namun, Anda tidak perlu khawatir, karena kondisi ini disebut dengan tantrum, dan memang menjadi bagian dari proses perkembangan si anak.

Dikutip dari situs Alodokter, tantrum adalah luapan emosi yang muncul ketika keinginan seseorang tidak terpenuhi. Kondisi ini dapat dikenali dengan beberapa tanda seperti raut wajah yang tegang, nada bicara yang tinggi dan suara keras, gelisah, frustasi, marah, serta gerakan tangan yang cepat.

Ketika buah hati Anda mengalami kondisi tantrum, berusahalah untuk tetap tenang. Karena tantrum juga bisa menjadi cara si anak dalam melakukan observasi. Misalnya, ketika anak mengamuk untuk mendapatkan sesuatu, dan Anda menuruti keinginannya, Ia akan mengulangi cara tersebut di kemudian hari. Ini tentu akan menjadi kebiasaan buruk bagi si anak.

Advertisement

Untuk membantu Anda mengendalikan situasi ketika anak mengalami tantrum, berikut merdeka.com rangkum dari Healthline, cara mengatasi tantrum pada anak. Jangan sampai Anda ikut terbawa emosi, tapi juga jangan mengabaikan kondisi anak tersebut.

Tanda Munculnya Tantrum

Advertisement

©shutterstock.com/Darren Brode

Ketika mengalami kondisi tantrum, anak-anak mungkin menampilkan beberapa tanda perilaku seperti berikut:

  • merengek
  • menangis, menjerit, dan berteriak
  • menendang dan memukul
  • menahan napas mereka
  • bersanding
  • menegang dan meronta-ronta tubuh mereka

Cara Mengatasi Tantrum

©empoweringparents.com

Ketika anak-anak menunjukkan kondisi tantrum, jangan menunjukkan respon kasar kepada anak. Meskipun terlihat menjengkelkan, cobalah untuk mempelajari cara mengatasi tantrum agar Anda tidak ikut terbawa emosi.

Tetap Tenang

Cara mengatasi tantrum yang pertama adalah dengan tetap tenang menghadapinya. Penting untuk bersikap tenang ketika menghadapi anak-anak. Jangan biarkan kemarahan anak-anak mengganggu apa yang Anda lakukan, dan jangan bereaksi dengan ancaman atau bahkan berbalik marah.

Dengan tetap tenang akan membuat anak tahu bahwa sikap tantrum bukanlah cara yang efektif untuk mendapatkan perhatian atau mendapatkan apa yang mereka inginkan. Tunggu waktu tenang setelah sikap tantrum anak mereda untuk kemudian mulai berbicara dengan si anak.

Abaikan

Cara mengatasi tantrum yang kedua adalah dengan mengabaikan sikap anak tersebut. Berpura-puralah bahwa tidak ada yang terjadi. Jika anak Anda berada di tempat yang aman dan Anda merasa sulit untuk mengabaikannya, tinggalkan ruangan tersebut.

Namun, beberapa perilaku memang tidak boleh diabaikan, seperti menendang atau memukul orang lain, melemparkan benda-benda, atau berteriak untuk waktu yang lama.

Dalam situasi ini, hindari anak Anda dari lingkungan, beserta dengan benda apa pun yang berbahaya. Berikan nasihat kepada si anak bahwa perilaku semacam itu merupakan sikap yang tidak baik.

Kendalikan Situasi

Cara mengatasi tantrum yang ketiga yaitu dengan mengendalikan situasi. Jika Anda berada di rumah dan anak Anda tidak bisa tenang, cobalah untuk beristirahat. Bawa anak Anda ke ruangan lain dan singkirkan apa pun yang mungkin bisa mengganggu mereka.

Jika Anda berada di tempat umum, abaikan sikap tantrum mereka, kecuali jika sikap anak Anda bisa membahayakan diri sendiri atau orang lain. Dalam situasi tersebut, respons terbaik adalah mengambil anak Anda, dan segera pulang.

Alihkan Perhatian

Cara mengatasi tantrum yang keempat adalah dengan mengalihkan perhatian anak. Terkadang, untuk mengatasi sikap tantrum si anak, Anda bisa menawarkan aktivitas atau objek lain kepada anak Anda, seperti buku atau mainan, atau membuat wajah konyol untuk mengalihkan perhatian mereka.

©Shutterstock.com/ pavla


Pahami Emosi Anak

Cara mengatasi tantrum yang kelima yaitu dengan memberitahu si anak bahwa Anda memahami emosi mereka. Dengan berkata seperti itu, terkadang dapat membantu mereka menjadi tenang, terutama jika mereka sedang mencari perhatian.

Apresiasi

Cara mengatasi tantrum yang terakhir yaitu dengan menunjukkan sikap apresiasi ketika anak Anda berperilaku baik. Tunjukkan respon positif ketika anak Anda berperilaku baik.

Hal ini mungkin terlihat sederhana, namun dapat menanamkan pemikiran positif pada si anak sehingga mencegah mereka berperilaku yang tidak baik.

(mdk/ank)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.