5 Fakta Shin Tae-yong, Pelatih Timnas Indonesia yang Terkenal Disiplin
Penikmat sepak bola tentu sudah tidak asing lagi dengan sosok Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan ini kini menjabat sebagai pelatih timnas dari kelompok umur hingga senior.
Penikmat sepak bola tentu sudah tidak asing lagi dengan sosok Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan ini kini menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia dari kelompok umur hingga senior.
Pelatih 51 tahun ini saat ini tengah memimpin pemusatan latihan Timnas U-19 di Kroasia. Ini merupakan tim yang diproyeksikan tampil di Piala Dunia U-20 yang akan digelar di Indonesia pada 2021 mendatang.
Berikut 5 fakta Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia yang terkenal disiplin.
1. Pelatih Disiplin
©2020 Merdeka.com /Instagram PSSI
Pelatih yang pernah membawa Korea Selatan mengalahkan Jerman di Piala Dunia 2018 ini terkenal sangat disiplin.
Ia bahkan pernah mencoret dua pemain Timnas U-19 yang akan berangkat ke Kroasia karena terlambat 10 menit saat datang ke sesi latihan rutin.
2. Minta Pemainnya Menjaga Pola Makan
©2020 Merdeka.com /Instagram PSSI
Selain disiplin waktu, Shin juga menerapkan disiplin ketat terhadap makanan yang dikonsumsi para pemain Timnas.
Ia melarang seluruh pemain mengonsumsi gorengan dan meminta mereka untuk memakan daging. Dia menilai protein bagus untuk meningkatkan kondisi fisik.
3. Menggenjot Fisik Pemain
©2020 Merdeka.com /Instagram PSSI
Shin menilai para pemain Indonesia memiliki fisik yang kurang kuat. Oleh karena itu, Ia pun rutin menggenjot fisik para pemainnya di sesi latihan.
Bahkan latihan keras ala Shin Tae-yong ini sampai membuat beberapa pemain Timnas U-19 yang tengah menjalani pemusatan latihan di Kroasia mengalami cedera hingga jatuh pingsan.
4. Melatih Timnas Indonesia Sejak 2019
©2020 Merdeka.com /Instagram PSSI
Shin resmi diumumkan sebagai pelatih sekaligus manajer Timnas Indonesia pada 28 Desember 2019 lalu.
Ia mendapatkan kontrak jangka panjang berdurasi empat tahun.
5. Sosok Berprestasi
©2020 Merdeka.com /Instagram PSSI
Keputusan PSSI memilih Shin Tae-yong sebagai pelatih sekaligus manajer Timnas bukan tanpa alasan. Ia merupakan sosok pelatih yang berprestasi.
Ia pernah membawa klub Korea Selatan, Seongnam Ilhwa Chunma meraih trofi juara Liga Champions Asia 2010. Setahun kemudian, Shin berhasil membawa timnya meraih gelar juara FA Cup Korea.
Ia juga pernah membawa Korea Selatan meraih gelar juara EAFF E-1 Football Championship 2017. Di babak final yang dibuat dengan format round robin, Korsel berhasil mengatasi perlawanan negara-negara kuat lainnya seperti Jepang, Cina, dan Korea Utara.