LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JABAR

4 Fakta Dibalik Pembangunan Wisata Waterboom yang Kontroversial di Lembang

Sesar Lembang saat ini tengah menjadi sorotan oleh berbagai instansi pemerintah maupun warga setempat, mengingat wilayah tersebut di kelilingi oleh garis sesar yang terbentang sepanjang 29 kilometer. Daerah tersebut juga dikenal rawan akan adanya pergerakan tanah yang bisa terjadi secara tiba-tiba.

2020-02-22 21:00:00
Jabar
Advertisement

Proses pembangunan waterboom di Desa Pagerwangi, kawasan Gunung Batu, Kampung Sukatinggal, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat Jawa Barat kini masih terus dikerjakan. Lokasi tersebut berada tepat di atas patahan atau sesar di wilayah Lembang. Lokasi tersebut sangat berbahaya jika dijadikan sebagai tempat untuk berwisata.

Sesar Lembang saat ini tengah menjadi sorotan oleh berbagai instansi pemerintah maupun warga setempat, mengingat wilayah tersebut di kelilingi oleh garis sesar yang terbentang sepanjang 29 kilometer. Daerah tersebut juga dikenal rawan akan adanya pergerakan tanah yang bisa terjadi secara tiba-tiba.

Advertisement

Belum Mendapat Izin Masyarakat Setempat

Warga setempat lokasi pembangunan waterboom masih belum mendapatkan sosialisasi terkait pembangunan kawasan wisata tersebut. Ketua RW 02 Desa Pagerwangi, Wawan membenarkan bahwa, lokasi itu akan dijadikan waterboom.

Ia pun menjelaskan bahwa, sampai saat ini (19/02), warga setempat belum mendapatkan sosialisasi terkait dengan pembangunan wahana wisata waterboom tersebut baik dari instansi maupun pemerintah. "Jadi kami menolak keberadaan tempat wisata itu," ujarnya pada Selasa (18/02).

Advertisement

Berada Tepat di Atas Wilayah Sesar Lembang

Proyek waterboom tersebut menuai kontroversi lantaran berada tepat di kawasan Gunung Batu yang merupakan titik dari keberadaan Sesar Lembang. Sesar Lembang sendiri merupakan sebuah patahan geser aktif yang membentang di kawasan Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat hingga Padalarang. Lokasi tersebut pun dikenal rawan akan bencana gempa.

Sesar Lembang juga berhadapan dengan patahan Sesar Cimandiri yang berada di kawasan Padalarang. Membentang sejauh 29 kilometer dari Padalarang hingga kawasan Gunung Batu di Kabupaten Lembang yang merupakan titik di mana akan dibangun kawasan Agro Industri Noah's Park.

Rawan Bencana

Menurut Wikipedia sesuai informasi dari BMKG bahwa patahan Sesar Lembang bisa menimbulkan terjadinya gempa berkekuatan 6,8 hingga 7 Skala Ritcher. Sesar Lembang sendiri terbagi menjadi dua Segmen, yakni segmen barat dan segmen timur. Gempa yang ditimbulkan memiliki skala yang berbeda-beda sesuai segmen patahannya.

Pergerakkan Sesar Lembang mencapai 3 milimeter/tahun. Tiap segmennya memiliki pergerakan tersendiri. Hal tersebut membuat pergerakkan Sesar Lembang tidak sempurna. Meski begitu kecepatan pergerakan Sesar Lembang selalu berubah-ubah.

Tanggapan Pemerintah Setempat

Wendi Sukmawijaya menambahkan bahwa dalam proyek wisata tersebut direncanakan akan dibangun penginapan, area waterpark, area peternakan hingga area perkebunan. Pihaknya pun membenarkan bahwa proyek agrowisata tersebut berada di pusat Sesar Lembang.

Ia menjelaskan bahwa lokasi tersebut sebenarnya bukan waterboom hanya waterpark saja jadi areanya lebih kecil. Areanya lebih kecil ada 6.500 meter tanah berada di lokasi L 1 Sesar Lembang.

Menurutnya dengan adanya aturan baru dari KBU, semua kegiatan pembangunan di wilayah yang masuk kawasan KBU harus mengubah site-plannya termasuk proyek-proyek yang telah mendapatkan izinnya. Total luas dari Noahs Park adalah 65.023 meter persegi, telah memiliki beberapa izin sehingga pihaknya menyarankan untuk segera melengkapi seluruh perizinannya dan merubah site plannya.

Pihaknya juga akan merekomendasikan kepada satpo-PP dan Bupati Bandung Barat untuk segera memberhentikan pembangunan di wilayah KBU ini.

(mdk/nrd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.