LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. HISTORI

Kisah Awal Mula Slogan 'Anda Ragu-Ragu Kembali Sekarang Juga' di Markas Kopassus

Motto atau slogan 'Anda Ragu-Ragu Kembali Sekarang Juga' hampir selalu ada di setiap markas militer. Terutama di satuan pendidikan tempur. Bagaimana awal mula slogan bernada heroik tersebut bisa populer?

2022-01-26 11:26:04
sejarah
Advertisement

Motto atau slogan 'Anda Ragu-Ragu Kembali Sekarang Juga' hampir selalu ada di setiap markas militer. Terutama di satuan pendidikan tempur. Bagaimana awal mula slogan bernada heroik tersebut bisa populer?

Ada beberapa versi. Salah satunya diceritakan Kapten (Purn) Wardi, salah seorang pelatih pertama Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) cikal bakal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD.

Ceritanya, pasukan baret merah tengah mengadakan pendidikan Para Dasar atau terjun payung sekitar periode 1960-an. Kolonel Sarwo Edhie Wibowo, yang saat itu menjabat Komandan RPKAD, ikut meninjau langsung latihan tersebut dari atas pesawat.

Advertisement

Dalam latihan para dasar, para penerjun akan berbaris menuju pintu keluar pesawat. Mereka mengaitkan pembuka tali parasut ke sling baja. Setelah terdengar aba-aba dari jump master, mereka akan melompat keluar satu per satu. Parasut akan mengembang otomatis, tanpa perlu ditarik lagi oleh penerjun. Jarak antara penerjun sangat rapat. Selisih melompat hanya beberapa detik. Terlambat sedikit saja, besar kemungkinan akan meleset dari titik penerjunan.

"Saat itu tiba-tiba ada seorang sersan dari bagian kesehatan tiba-tiba ragu saat akan melompat. Dia diam saja mematung di pintu keluar," kata Kapten (pun) Wardi saat berbincang dengan merdeka.com, Sabtu (8/1) lalu di kediamannya.

Advertisement

Melihat itu, jump master dan Kolonel Sarwo Edhie langsung mendorong paksa siswa tersebut keluar pesawat agar tak menghalangi penerjun berikutnya.

Ternyata hal ini tak cuma sekali. Ada lagi penerjun yang ragu-ragu melompat saat gilirannya tiba di pintu pesawat. "Ada seorang sersan lagi, ragu-ragu juga," kata Wardi.

Kedua penerjun itu mendarat dengan selamat tanpa kurang satu apapun. Namun hasil penerjunan jadi evaluasi.

Sejak saat itulah menurutnya motto ‘Anda Ragu-Ragu Kembali Sekarang Juga’ mulai banyak dipasang.

"Jangan sampai sudah di pintu pesawat mau terjun malah ragu-ragu. Lebih baik kembali dari awal," kisah pria berusia 90 tahunan ini.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.