Virgin Atlantic: penumpang boleh telepon di pesawat
Maskapai penerbangan Virgin Atlantic tawarkan pelayanan baru yang tak biasa.
Setiap penumpang pesawat wajib mematikan ponsel. Itu dilakukan untuk menghindari adanya gangguan sinyal pesawat. Maskapai penerbangan mewah milik Sir Richard Branson, Virgin Atlantic, kini membuka peluang bagi semua penumpang untuk menggunakan ponsel selama penerbangan, seperti yang dikutip di Dailymail.co.uk.
Penumpang dapat melakukan panggilan, mengirim, dan menerima SMS dengan menggunakan internet melalui GPRS pesawat baru Virgin, Airbus A330, yang terbang dari London ke New York. Layanan ini juga ditawarkan untuk 747 pesawat Boeing lainnya, yang saat ini sedang mengalami perbaikan yang menghabiskan biaya sebesar £ 50 juta.
Pada akhir 2012, hampir 20 pesawat Virgin akan menyediakan layanan tersebut. Virgin juga sedang mendesain ulang kabin kelas atas di Airbus A330. Tentu layanan menggunakan alat komunikasi di udara tetap mempunyai aturan dan batasan. Layanan ini tidak diperbolehkan saat pesawat sedang lepas-landas atau mendarat. Hukum Amerika mewajibkan supaya layanan ini dimatikan sekitar 250 mil dari wilayah udara Amerika Serikat.
Kepala operasi Virgin Atlantic, Steve Griffiths, mengatakan: "Kami telah mendengarkan apa yang pelanggan inginkan dan konektivitas di udara selalu masuk dalam kotak saran kami."
Virgin merupakan maskapai yang selalu berhasil menarik perhatian dunia. Selain punya bos yang nyentrik, maskapai ini selalu menawarkan pelayanan unik dan jarang ditemui pada maskapai lainnya.(mdk/des)