Unik, buku cerita anak-anak ini bisa 'disulap' jadi pohon sungguhan
Buku ini tak hanya mengajarkan anak untuk cinta kepada lingkungan. Anda bahkan bisa menyulapnya jadi pohon.
Buku ini telah membawa gerakan go green ke tingkat yang lebih tinggi. Walaupun sekarang ini buku cetak mulai digantikan oleh ebook yang lebih ramah lingkungan, perusahaan penerbitan ini masih mencoba untuk memuaskan selera pembaca konservatif sekaligus berpartisipasi dalam upaya pelestarian alam. Dengan menerbitkan buku yang bisa ditanam.
Perusahaan penerbitan Pequeno Editor menerbitkan buku berjudul Mi Papa Estuvo en la Selva atau "Ayahku Di Hutan". Buku ini menceritakan tentang hutan dan bagaimana cara untuk menghargai setiap makhluk hidup.
Buku anak-anak ini dibuat dari kertas bebas asam, tinta ramah lingkungan, dan dijalin dengan tangan tangan. Dilengkapi pula dengan biji jacaranda yang bisa ditanam.
Buku ini merupakan bagian dari proyek Tree Book Tree. Target dari proyek ini adalah anak-anak usia 8-12 tahun.
Tujuannya mengajarkan kepada anak-anak tentang asal-muasal buku sekaligus mengajak mereka berbuat lebih untuk lingkungan yang telah memberikan kehidupan bagi umat manusia.
Setelah membaca cerita, tentunya anak-anak dapat menanam buku ini di tanah. Dan dalam waktu beberapa tahun, buku ini pun akan tumbuh menjadi pohon.
Cara yang cukup unik untuk melestarikan lingkungan, bukan?
Baca juga:
[Resensi Buku] Grimm's Fairy Tales: Versi gelap dongeng klasik
[Resensi Buku] Satu buku untuk terwujudnya rumah belajar di Papua
Bernostalgia bareng buku Hits from The 80's & 90's
Didorong Taufik Ismail, buku Biografi Elly Kasim dilucurkan
[Resensi Buku] Shandy Aulia Izinkanmu Mengintip Buku Hariannya