Segala hal penting tentang Oil Cleansing Method (OCM) yang perlu diketahui
Segala hal penting tentang Oil Cleansing Method (OCM) yang perlu diketahui. OCM adalah pemijatan dengan minyak untuk mengangkat kotoran ke permukaan. Bisa diterapkan pada kulit jenis apapun. OCM mampu membersihkan kulit wajah lebih baik karena menggunakan bahan yang sama dengan sebum, yaitu minyak.
Ada banyak cara dan produk yang bisa dicoba untuk membersihkan wajah secara sempurna, antara lain double cleansing, menggunakan micellar water, menggunakan handuk yang dibasahi air hangat, atau pembersihan dengan 2 in 1 face cleanser. Semuanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Masih ada satu teknik pembersihan wajah lagi yang perlu diketahui, yaitu oil cleansing method atau biasa disebut OCM.
Pemijatan dengan minyak untuk mengangkat kotoran ke permukaan
OCM dilakukan dengan cara memijat wajah menggunakan minyak. Tujuannya adalah membersihkan wajah dari kotoran dengan sempurna sekaligus merawat kulit. Untuk membersihkan wajah dengan cara ini memang butuh ketelatenan. Kita harus menyiapkan cleansing oil, kapas wajah, dan air hangat.
Ilustrasi cleansing oil ©2017 SimoneDigital.com
Tuangkan minyak pada tangan yang sudah dicuci bersih, kemudian usapkan pada wajah. Pijat dan gosok lembut agar kotoran terangkat. Setelah itu bersihkan residu cleansing oil dengan kapas. Terakhir, usap wajah dengan kapas yang sudah dicelupkan ke dalam air hangat agar minyak terangkat sempurna. Bisa juga menggunakan handuk bersih atau waslap.
Gunakan cleansing oil dari produsen kosmetik atau buat sendiri
Ada sejumlah produsen kosmetik yang menawarkan cleansing oil untuk tujuan ini. Namun bisa juga dicoba cleansing oil buatan sendiri yang lebih rumah. Biasanya dibuat dengan mencampurkan minyak astringent dan minyak pelembap. Perbandingannya antara 1:3 sampai 1:10, sesuai dengan jenis kulit.
Ilustrasi cleansing oil © RD.com
Jenis minyak astringent yang biasa digunakan antara lain minyak lavender, rosehip, frankincense, hazelnut, dan biji anggur. Sementara minyak pelembap yang biasa digunakan biasanya adalah minyak yang memiliki konsistensi kental seperti minyak kelapa, zaitun, almond manis, aprikot, dan biji bunga matahari.
Bermanfaat untuk setiap jenis kulit sekaligus berisiko
Secara teori, OCM bisa diterapkan pada kulit jenis apapun. Apalagi untuk mereka yang berjerawat, sebab OCM bisa membantu menyeimbangkan minyak di wajah dan mengangkat sebum penyebab jerawat lebih baik. OCM mampu membersihkan kulit wajah lebih baik karena menggunakan bahan yang sama dengan sebum, yaitu minyak. Pemijatan yang dilakukan tak hanya membantu proses pengangkatan kotoran ke permukaan kulit, tetapi juga melancarkan peredaran darah di wajah. Dengan begitu wajah mendapatkan manfaat awet muda pula.
Walaupun begitu, beberapa orang yang wajahnya mudah berjerawat justru mendapati kondisi kulit mereka memburuk setelah mencoba OCM. Hal ini bisa disebabkan beberapa hal, antara lain alergi terhadap salah satu jenis minyak yang digunakan, tangan dan handuk yang tidak steril, atau pengangkatan residu cleansing oil yang kurang sempurna.
Pada akhirnya, untuk menentukan jenis cleansing oil dan formulasi minyak yang paling tepat memang perlu trial and error. Tetapi semua produk dan metode perawatan kecantikan memang menyimpan risiko yang sama. Baru bisa diketahui cocok atau tidaknya setelah dicoba.
Sumber: Boldsky, Wellness Mama, Positive Health Wellness
Baca juga:
9 Ramuan masker ini bisa merangsang kulit untuk memproduksi kolagen
Pakai 2 masker sekaligus, rahasia kulit lembap dan mulus Tzuyu TWICE
Contek tips untuk dapatkan kulit wajah mulus dari Ratu Cleopatra
Perawatan bibir kering dalam semalam dengan madu & petroleum jelly
10 Bahan alami untuk pertolongan pertama pada alergi kosmetik