LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. GAYA

Pria 93 Tahun dari Spanyol Bangun Katedral Megah Seorang Diri Selama 50 Tahun

Pria 93 tahun dari Spanyol bangun katedral megah seorang diri selama 50 tahun. Namun yang lebih mencengangkan lagi adalah kenyataan bahwa pria bertubuh kecil itu hanya membekali diri dengan material bekas dan perencanaan di dalam kepala saja.

2019-02-13 02:00:00
Arsitektur unik
Advertisement

Seorang pria berusia 93 tahun telah menghabiskan setengah abad hidupnya untuk membangun sebuah katedral di Mejorada del Campo, sebuah kota kecil di pinggiran Madrid, Spanyol.

Dilansir MailOnline, Don Justo membangun katedral nan artistik yang muncul di acara George Clarke's Amazing Spaces itu seorang diri, dengan keterampilan pertukangan dan desain arsitektur yang dipelajari secara otodidak.

Advertisement

Katedral Don Justo ©Channel4


Bangunan epik itu terdiri dari sebuah kompleks labirin beranda, koridor, dan ruangan-ruangan luas. Memang butuh waktu yang sangat lama untuk membangun satu detail saja. Kubah katedral misalnya. Butuh waktu tiga puluh tahun untuk membangun struktur setinggi 40 meter tersebut.

Advertisement

Katedral Don Justo ©Channel4


Kesabaran dan kerja keras Don Justo memang mengagumkan. Namun yang lebih mencengangkan lagi adalah kenyataan bahwa pria bertubuh kecil itu hanya membekali diri dengan material bekas dan perencanaan di dalam kepala saja.

Katedral Don Justo ©Channel4


"Tidak ada rancang bangunnya, aku tidak suka membuang waktu," jawabnya ketika arsitek TV George bertanya apakah dia menyusun rancang bangun katedral. "Semua itu ada di kepalaku. Ini semua tentang ukuran, proporsi, dan harmoni."

"Semua orang mengatakannya, aku belum mempelajari apa pun," kata Don Justo. "Aku tahunya cuma lakukan, bekerja, bekerja, bekerja. Begitulah saya menyelesaikan semuanya. Begitulah hidup ini."

Don Justo ©Channel4


Katedral Don Justo tidak pernah memiliki anggaran, karena sang arsitek menjalankan proyek pembangunan dengan warisan miliknya yang tak seberapa dan bantuan dari warga yang bersimpati.

Selama bertahun-tahun, dia telah menggunakan bahan daur ulang untuk membantu membangun proyek. Misalnya saja potongan marmer, beton, dan potongan kaca. Sementara warga menyumbangkan karya seni milik mereka. Kadang ada pula sumbangan batu bata dari para pekerja konstruksi setempat.

Katedral Don Justo ©Channel4


Netizen pun terkagum-kagum atas pencapaian Don Justo. Mereka memuji dirinya sebagai Michaelangelo di zaman modern. Walaupun begitu dia tak ingin mendapatkan pujian apa pun.

"Aku tidak ingin dipuji, itu untuk para matador dan pemain bola saja," kata Don Justo. "Bagiku orang Kristen yang baik harus rendah hati."

Baca juga:
Simbol Cinta Abadi di Balik Indahnya Sunset Candi Plaosan
Sensasi Menginap di Hotel Futuristik Milik Alibaba
Ketimbang Hotel Biasa, Ini Alasan Memilih Hotel Kapsul Saat Traveling
The Apurva Kempinski, Resor Tepi Tebing Terbaru di Pulau Dewata dengan Sentuhan Jawa dan Bali
4 Tiang Emas Masjid Al Alam yang Berdiri Sejak Zaman Portugis di Jakarta

(mdk/tsr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.