LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. GAYA

Penelitian: Ini 5 Hal Gila yang Dapat Terjadi saat Orang Jatuh Cinta

Siapa sangka, saat kita jatuh cinta hal-hal seperti ini bisa terjadi.

2015-05-19 05:02:00
Penelitian
Advertisement

Cinta bisa membuat seseorang jadi buta, gila, dan melakukan apa saja. Pendapat tersebut ternyata benar adanya.

Sejumlah penelitian telah menemukan fakta ilmiah di baliknya.

Berikut ini kami tampilkan lima fakta ilmiah tentang jatuh cinta yang mungkin belum pernah Anda dengar, dilansir dari eList10 dan Lifehack.

Advertisement

Agresif

Ketika kita berpikir kita sangat mencintai seseorang hingga rela melakukan apa saja untuk mendapatkan orang yang kita sukai tersebut, kadang sebenarnya kita salah mengartikan obsesi sebagai cinta. Dan kita tidak menyadari bahwa obsesi dipicu oleh hasrat yang diciptakan oleh hormon.

Testosteron memainkan peran besar dalam hasrat seksual(bahkan pada wanita, walaupun tingkat testosteron mereka lebih rendah dari laki-laki).

Advertisement

Walaupun begitu, testosteron juga memicu perilaku agresif, yang bisa saja mendorong seseorang untuk melakukan tindakan berbahaya atas nama cinta.

Kecanduan

Ya, benar. Jatuh cinta benar-benar dapat membuat Anda kecanduan layaknya narkoba.

Orang-orang yang jatuh cinta 'dikuasai' hormon dopamin dan testosteron. Keduanya dapat menciptakan perasaan senang.

Sementara obat-obatan terlarang seperti kokain juga dapat memicu tubuh untuk menghasilkan perasaan yang sama. Itu sebabnya banyak orang menjadi kecanduan narkoba.

Gila

Orang yang tengah dimabuk cinta memiliki tingkat serotonin yang sangat rendah. Hal ini membuat mereka merasa cemas, stres, dan sulit untuk tidur.

Level serotonin yang sama juga ditemukan pada orang-orang dengan gangguan mental seperti penderita Obsessive Compulsive Disorder (OCD) dan gangguan kecemasan.

Jadi hati-hati, jatuh cinta terlalu dalam bisa membuat Anda 'sama warasnya' dengan pasien gangguan kejiwaan.

Sel saraf aktif

Jatuh cinta juga bisa membawa hal positif selain perasaan bahagia semata. Menurut hasil penelitian, pada tahun-tahun pertama saat seseorang jatuh cinta sel-sel saraf mereka akan bekerja lebih aktif.

Pada masa ini, sebuah protein dalam tubuh yang disebut Nerve Growth Factor (NGF) yang penting untuk fungsi sel saraf simpatik dan sensorik tertentu berkembang pesat.

Patah hati memang benar-benar menyakiti (secara harfiah)

Ketika berhadapan dengan perasaan sedih karena ditolak atau putus cinta, dua area otak yang merespon rasa sakit psikologis dan rasa sakit fisik aktif secara bersamaan. Karena itulah patah hati terasa begitu menyakitkan.

Itulah lima fakta ilmiah unik tentang jatuh cinta.

(mdk/tsr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.