LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. GAYA

Nasi jinggo, kuliner pedas khas Bali

Nasi jinggo merupakan makanan khas Bali yang biasa dijajakan di emperan toko atau warung-warung lokal.

2012-12-08 12:32:00
Makanan pedas
Advertisement

Bali oh Bali! Siapa sih yang tidak kepincut dengan pesona pulau dewata. Pulau yang terletak di antara Pulau Jawa dan Lombok ini menyimpan sejuta keindahan yang sayang untuk dilewatkan.

Selain keanekaragaman budaya, Bali juga memiliki banyak makanan khas yang patut dicoba. Contohnya saja nasi jinggo. Dalam istilah China, jinggo berarti Rp 1.500, sesuai dengan harga nasi ini.

Berita terkait: Wah, sedapnya sate lilit khas Bali!

Namun, kenaikan harga sembako, terutama beras, membuat para penjual kompak menaikkan harga nasi jinggo menjadi Rp 2000-4000. Untungnya, kenaikan harga tidak mengurangi minat warga maupun wisatawan untuk mencicipi kelezatan makanan khas Bali tersebut.

Ada beragam cerita seputar munculnya nasi jinggo. Kabarnya, nasi jinggo merupakan makanan favorit para Jenggo, pengendara sepeda motor yang biasa mampir sehabis plesiran malam di kawasan Kuta. Jika dilihat sepintas, makanan ini memang mirip nasi kucing khas angkringan Yogyakarta.

Bedanya, kedua makanan ini mempunyai isian dan bentuk bungkusan yang tidak sama. Nasi kucing berisi nasi rames, tempe kering, teri goreng, dan sambal goreng. Pembeli juga bisa menambahkan macam-macam lauk seperti babat, bandeng, sate puyuh, kepala, usus dan cakar ayam.

Sementara itu, seporsi nasi jinggo hanya berisi sekepal nasi, suwiran ayam atau daging, potongan tempe kecil-kecil, serundeng, dan sambal, yang kemudian dibungkus berbentuk kerucut lancip. Eits...Bagi Anda yang tidak kuat pedas, jangan coba-coba dengan sambalnya. Dijamin bikin lidah kepanasan!

Berlibur ke Bali kurang lengkap rasanya jika belum merasakan kenikmatan nasi jinggo. Anda bisa menemukan kuliner khas Bali tersebut di sepanjang kawasan Kuta, terutama mulai pukul 19.00 hingga larut malam. Disamping Kuta, beberapa daerah sekitar Ubud dan Denpasar juga sering dijadikan tempat mangkal pedagang nasi jinggo. Wuih, jadi ngiler nih!

(mdk/des)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.