Misteriusnya situs prasejarah berbentuk ular raksasa di Ohio
Ular raksasa sepanjang 400 meter yang dipahat di atas bukit ini merupakan situs prasejarah dengan asal-usul misterius.
The Great Serpent Mound adalah salah satu situs prasejarah paling misterius di Amerika Serikat. Situs ini merupakan 'lukisan' raksasa yang dibuat di atas areal plato di Ohio Brush Creek, Adams County, Amerika Serikat. Menurut situs resmi The Great Serpent Mound, tempat ini adalah effigy mound (gundukan tanah bergambar) bermotif ular terbesar yang pernah ditemukan, dengan panjang mencapai 411 meter.
Situs ini diaktakan misterius karena tidak diketahui pasti siapa yang membuatnya dan untuk tujuan apa. Seperti ditulis Wikipedia, terdapat beberapa teori mengenai bangsa pribumi pembuat The Great Serpent Mound. Ada yang berpendapat kalau pembuatnya adalah bangsa Adena, suku Hopewell, masyarakat dari kebudayaan Fort Ancient, atau bangsa Allegheny.
Gundukan tanah di situs ini memiliki bentuk seperti ular raksasa yang hendak menelan sebutir telur. Menurut Amusing Planet, bagian kepala ular tepat menghadap arah matahari terbit pada saat titik balik matahari yang terjadi setiap setengah tahun sekali. Karena itu sebagian arkeolog berpendapat kalau situs ini dulunya merupakan tempat sakral yang dijadikan lokasi upacara. Mengenai motif ular itu sendiri, terdapat beberapa spekulasi mengenai makna filosofisnya. Salah satu teori yang paling menarik adalah ular dan telur tersebut menggambarkan gerhana matahari, yang di sejumlah kebudayaan kuno digambarkan sebagai peristiwa ketika sang surya ditelan oleh makhluk jahat, kadang berupa ular atau raksasa jahat.
Photo by Barry Warmkessel via Amusing Planet
Photo by 1ms via Amusing Planet
Photo by Cool Ohio via Atlas Obscura
Ada juga yang berpendapat kalau motif ular di situs tersebut adalah simbol dari ular penghasut Hawa dalam mitologi mengenai Adam dan Hawa. Teori yang juga cukup masuk adalah yang mengindikasikan kalau gambar ular tersebut berhubungan dengan astronomi. Beberapa peneliti mengemukakan teori kalau bentuk ular tersebut menyerupai posisi gugusan bintang Ursa Minor dan ekornya menunjukkan posisi bintang utara.
Photo by Hello Drew
Tak hanya itu, area di mana gundukan bergambar ular tersebut berada pun ikut menjadi bahan spekulasi bagi para arkeolog. Struktur tanah di sana diperkirakan berongga, terdiri dari ruang kosong atau gua-gua yang tersembunyi di bawah tanah, sehingga menimbulkan kecurigaan kalau di bawah gundukan berbentuk ular ini tersimpan artefak atau situs arkeologi lain. Kuburan kuno milik manusia prasejarah, misalnya.
(mdk/tsr)