LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. GAYA

Merawat Budaya dan Merayakan Persatuan ala Nojorono

PT Nojorono menggelar acara yang bersifat edukasi budaya di T.I.T.D Hok Hien Bio, Yayasan Tri Dharma Amurva Bhumi, Kudus, pekan lalu (9/2). Dalam rangka memperingati Imlek 2570, acara budaya bertajuk "Mutiara Nusantara" ini merupakan suatu bentuk bakti terhadap pelestarian budaya yang diselenggarakan di Kudus.

2019-02-14 19:31:09
Kudus
Advertisement

PT Nojorono menggelar acara yang bersifat edukasi budaya di T.I.T.D Hok Hien Bio, Yayasan Tri Dharma Amurva Bhumi, Kudus, pekan lalu (9/2). Dalam rangka memperingati Imlek 2570, acara budaya bertajuk "Mutiara Nusantara" ini merupakan suatu bentuk bakti terhadap pelestarian budaya yang diselenggarakan di kota Kudus, Jawa Tengah.

Acara ini dibuka dengan drama teatrikal dari Teater Jangkar Bumi dengan judul Manunggal. Yang dilanjutkan dengan penampilan Notty J Mahdi, pakar antropolog dan pengamat batik, dengan mengangkat topik "Pengaruh Budaya Peranakan pada Gaya Hidup Pesisir Utara Jawa: Kudus.

Bincang budaya ini menampilkan beberapa presentasi tentang perjalanan budaya Kudus dan secara lengkap mengulas tentang perjalanan budaya peranakan (Tionghoa) di tanah Jawa sejak beberapa abad lalu. Serta apa saja peninggalan budaya, baik cipta, rasa, maupun karsa yang ada hingga saat ini, seperti batik melalui peragaan busana dan jajanan kuliner tradisional.

Advertisement

Selain talk show, acara ini juga dimeriahkan penampilan penyanyi Mandarin Singer dan Alena Wu. Acara semakin meriah berkat ditutup dengan penampilan barongsai dan liong dari FOBI dan Satya Dharma Kudus.

PT Nojorono memiliki tujuan yakni berbagi kebahagiaan, kesamarataan, dan keharmonisan bermasyarakat dengan semangat yang tak pernah berhenti dalam mewadahi dan mendukung program sosial terhadap masyarakat Kudus.

Stefanus JJ Batihalim, Presiden Direktur PT Nojorono, menjelaskan acara ini diharapkan dapat membawa para undangan kembali masuk ke dalam lorong budaya yang menstimulasi cita rasa terhadap karya nusantara dengan suguhan epik dari berbagai karya peninggalan leluhur. Selain itu, diharapkan pada 2019, PT Nojorono dapat lebih berinovasi, tidak hanya edukasi budaya, tapi dapat melahirkan para penerus bangsa yang akan melanjutkan pelestarian budaya dan kemajuan pendidikan bagi kota Kudus khususnya dengan program CSR yang rutin dilaksanakan setiap tahun.

Advertisement

"Acara ini bisa menjadi jembatan edukasi para pemuda Indonesia terhadap budaya peranakan yang ada sejak dulu. Ini merupakan simbol kebhinekaan nusantara yang berharga karena apa saja yang sudah kita nikmati adalah tidak luput dari kontribusi besar terhadap suatu akulturasi budaya nenek moyang kita," ujar Antropolog Notty J Mahdi.

Acara CSR Nojorono ini dihadiri oleh para pejabat daerah, antara lain Bupati kota Kudus Muhammad Tamzil, Kapolres kota Kudus AKBP Saptono, dan jajaran pejabat daerah lainnya.

(mdk/sya)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.