LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. GAYA

Mangalitsa, si babi berbulu domba

Wow, ada babi berbulu domba. Yuk simak cerita menariknya!

2014-05-12 11:29:36
Binatang Peliharaan
Advertisement

Masih ingat pepatah serigala berbulu domba? Pepatah ini menggambarkan seseorang yang dari luar terlihat baik dan polos, ternyata di dalam hatinya memiliki niat jahat. Lantas, jika di dunia nyata yang berbulu domba itu bukan serigala, melainkan babi, kira-kira apa maknanya ya?

Mangalitsa atau juga dikenal sebagai mangalica, merupakan salah satu ras babi paling langka di dunia yang berasal dari Hungaria. Ras ini mengalami pertumbuhan rambut yang tidak biasa, yang sekilas menyerupai bulu domba. Bulu mangalitsa bisa berwarna hitam atau merah, tetapi yang paling umum ditemui adalah yang berwarna pirang.

Photo credit

Perkembangbiakan dari Mangalitsa dimulai pada tahun 1830-an pada masa Kekaisaran Austro-Hungaria setelah Archduke Joseph Anton Johann, anak ketujuh dari Kaisar Romawi Leopold II, menerima hadiah babi Sumadija dari seorang pangeran Serbia, dan kemudian mengawinkan mereka dengan babi Bakony dan Szalonta. Mangalitsa tidak membutuhkan perawatan khusus dan ras babi ini sangat mudah besar. Menurut laporan Amusingplanet, lemak babi ini mencapai 65 sampai 70 persen dari berat tubuhnya.

Advertisement

Photo credit

Daging Mangalitsa juga dianggap sebagai daging babi paling lezat di dunia karena mengandung banyak asam lemak omega-3 dan antioksidan alami. Hal itu disebabkan jenis pakan yang diberikan kepada Mangalitsa tidak seperti babi pada umumnya. Babi jenis ini hanya diberi makan gandum, jagung dan barley. Lemak babi ini juga lebih ringan dan mudah meleleh pada suhu rendah, dibandingkan lemak babi dari jenis babi lainnya.

Advertisement

Photo credit

Dari awal abad ke-19 sampai 1950, Mangalitsa menjadi jenis babi yang sangat populer di Hungaria. Dagingnya kemudian diolah menjadi beragam produk, seperti salami, bacon, dan masih banyak lagi. Lemak Mangalitsa juga digunakan untuk memproduksi lilin, sabun dan produk kosmetik lainnya. Saat ini, ada lebih dari 8.000 peternakan babi di Hungaria yang menernak 60.000 Mangalitsa setiap tahunnya.

(mdk/des)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.