Makkah segera punya hotel termegah di dunia
Segera resmi dibuka dua tahun lagi
Memasuki bulan Zulhijah, umat Islam akan berbondong-bondong menuju tanah suci Makkah beribadah haji. Melakukan ritual keagamaan demi mendekat kepada sang Ilahi.
Arab saudi, sebagai penguasa kota Makkah, tak henti-hentinya berbenah dalam menyediakan infrastruktur bagi jemaah haji. Terbaru, Arab Saudi akan segera meresmikan pembukaan salah satu landmark paling fenomenal di bumi. Abraj Kudai, calon hotel terbesar dan termegah dunia dibangun di pusat kota Mekkah.
Gedung raksasa berdiri di atas tanah seluas 64 ribu meter persegi, berjarak hanya 2 km dari Masjidil Haram. Menjulang kokoh setinggi 45 lantai, dengan menara tertingginya memiliki kubah terbesar di dunia. Terdiri dari 10ribu kamar, 70 buah restoran, 12 menara dengan 5 helipad, fasilitas hotel ini tidak ada duanya. Sepuluh Menara akan memiliki fasilitas bintang empat, sedang dua sisanya akan dilengkapi fasilitas layaknya hotel bintang lima. Pengelola juga telah menyiapkan lima lantai khusus diperuntukkan bagi keluarga Kerajaan Arab Saudi.
Satu dari 70 restoran di Abraj Kudai ©2016 Merdeka.com
Menurut keterangan Menteri Keuangan Arab Saudi, pihaknya telah mengeluarkan dana 3,5 milyar dolar atau sekitar 46 triliun rupiah.
Namun di sisi lain, pembangunan landmark raksasa ini menuai berbagai macam kritik. Seorang aktivis penyelamatan warisan sejarah Islam, Irfan Al-Alawi mengatakan, "Kota ini berubah menjadi Makkah-Hattan." Dia menyayangkan perlakuan pemerintah Arab Saudi yang menghancurkan situs-situs sejarah, demi proyek-proyek ambisius mereka.
Salah satu situs sejarah Islam yang dihancurkan demi pembangunan proyek adalah Benteng Ajyad. Peninggalan abad ke-18 ini dihancurkan untuk membuat jalan bagi Royal Clock Tower, hotel raksasa lainnya. Situs penting lainnya adalah rumah Siti Khadijah, istri pertama Rasulullah, yang kini diubah menjadi toilet umum.
Pemerintah Arab Saudi sendiri berencana meresmikan pembukaan Abraj Kudai pada tahun depan. Namun rencana tersebut kemungkinan akan ditunda sampai 2018 akibat anjloknya harga minyak yang membuat ekonomi Arab Saudi menurun pada setahun terakhir.
Dari berbagai sumber
Baca juga:
Keindahan pura bawah laut Pamuteran yang sempat hebohkan dunia
Sensasi menjelajahi dunia di Taman Minimundus
Seperti ini hotel berfasilitas nyaman untuk para imigran di Jerman
Mengunjungi kemegahan Kota Kuno Petra yang tercipta oleh seni pahat
Sensasi Bermalam di Hotel Terbuka yang Sesungguhnya
Wah, hotel terbaik di dunia ternyata ada di Sumba