LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. GAYA

Mahalnya 'mahar' nikah bikin para pria jomblo China gigit jari

Mahalnya 'mahar' nikah bikin para pria jomblo China gigit jari. Kurangnya penduduk wanita menyebabkan 'harga mempelai' yang harus dibayar para pria untuk mendapatkan istri semakin tinggi. Ini yang menjadikan para pria di China melajang sampai tua.

2017-01-10 11:52:31
Fakta Unik Dan Aneh
Advertisement

Sejak dahulu, China memiliki tradisi mahar yang disebut 'harga mempelai'. Seorang pria harus memberikan barang dengan nilai tertentu kepada keluarga calon mempelai wanita sebagai bentuk permintaan izin untuk memboyong calon istri.

Sementara itu, China mengalami kekurangan penduduk wanita dalam satu dekade terakhir. Hal ini disebabkan karena kebijakan keluarga berencana dengan satu anak yang diterapkan oleh pemerintah pada tahun 1980-an. Kebudayaan China yang menganggap anak lelaki lebih penting menyebabkan peningkatan tajam jumlah kasus aborsi.

Menurut statistik yang dikutip Marie Claire, jumlah penduduk wanita di China dalam beberapa dekade terakhir berkurang setidaknya 35-40 juta, mengakibatkan rendahnya kesempatan para pria di negeri tirai bambu tersebut untuk mendapatkan istri. Di satu sisi, hal ini menyebabkan para wanita jadi punya kesempatan yang lebih baik dalam memilih jodoh.

Advertisement

Tak heran jika harga mempelai di China pun melonjak drastis. Jika di tahun 1980-an satu set televisi atau kulkas sudah dianggap pantas, kini harga mempelai yang harus dibayarkan seorang pria jauh lebih mahal. Sejumlah besar uang tunai lebih disukai daripada barang mewah yang harga jual kembalinya bisa mengalami penurunan signifikan.

Ilustrasi harga mempelai © Oddity Central

Para pria lajang di China jadi pusing kepala dibuatnya. Apalagi bagi mereka yang berasal dari golongan ekonomi menengah ke bawah. Untuk mendapatkan seorang istri, tak jarang mereka harus berutang hingga puluhan ribu yuan.

Advertisement

Hal serupa dialami oleh Zhang Hu, seorang jejaka dari pedesaan China. Zhang harus meminjam 150.000 yuan atau sekitar Rp 287.000.000. Sejumlah 130.000 dibayarkannya kepada keluarga calon istri. Menurut Zhang, tak ada pilihan lain untuk mendapatkan istri. Jika harga mempelai yang ditetapkan keluarga seorang gadis terlalu besar, para pria yang kurang mapan harus 'membeli' istri dari Vietnam.

"Semakin miskin Anda, semakin mahal harga mempelainya," kata Zhang seperti dilansir Oddity Central.

Baca juga:
Gara-gara uang mas kawin kurang, pasangan China batal nikah
5 Hal yang dicari wanita ketika memutuskan untuk menikah
Taipan India biayai nikah massal 236 perempuan tak punya ayah
Carlos Tevez nikahi Vanesa setelah 19 tahun bersama dan punya 3 anak
Pertama kalinya, pengantin WNI menikah di masjid Rusia

(mdk/tsr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.