Keju tertua di dunia ada di Cina
Keju ini berusia 15 tahun, berbau menyengat, dan masih bisa dimakan! Mau coba rasanya?
Cina kembali menggemparkan dunia dengan memecahkan rekor. Setelah gedung pencakar langit tertinggi dan botol minyak goreng terbesar di dunia, kali ini Cina menambah rekor dengan mempersembahkan keju tertua di dunia.
Keju ini, berbau tajam dan sudah berumur hampir 15 tahun. Seperti dilansir oleh CNN GO, keju yang terbuat dari susu kambing ini diklaim sebagai keju tertua yang aman untuk dikonsumsi.
Keju tertua ini adalah peninggalan fenomenal dari 20 kilogram keju Alpine Italia yang disebut Bitto. Bitto diproduksi pada tahun 1997 dengan harga HKD 2.500 per kilo. Diyakini, Bitto pertama kali diproduksi sekitar 2.000 tahun lalu. Nama "Bitto" sendiri berasal dari bahasa Celtic kuno yang berarti "abadi". Seperti namanya, keju ini dipastikan baru matang setelah paling sedikitnya 10 tahun.
Menurut Paolo Ciapparelli, presiden dari Association of Britto Producer, pengolahan awal keju yang bertahan lama ini dimulai sekitar 30 menit setelah pemerahan, yang kemudian menghentikan pembentukan bakteri. Setelah itu, penambahan susu kambing dengan kadar 20% juga diyakini dapat meningkatkan umur panjang pada keju ini. Walaupun begitu, fakta sebenarnya dibalik pembuatan susu yang tahan lama ini masih belum bisa dipastikan.
Saat ini, keju italia semacam Bitto yang sudah berumur hingga 10 tahun telah dijual di pelelangan keju hampir di seluruh dunia. Namun, Bitto yang berasal dari tahun 1997 di Cina ini masih merupakan keju paling tua diantara keju-keju lainnya.
Namun, sementara ini yang bisa menjadi penghalang bagi dipasarkannya keju di Cina adalah mengenai baunya yang menyengat. Orang Cina tidak begitu suka dengan keju, apalagi dengan baunya. Namun ada cara untuk mengatasinya. Cerita dibalik pembuatan keju Bitto ini akan menarik pembeli. Karena masyarakat Cina sangat senang mengetahui teknik atau cerita dibalik sebuah makanan. Dengan menjual cerita dari keju Bitto yang sudah berumur 15 tahun ini, kemungkinan besar para pembeli akan menyukainya.
Profood, sebuah perusahaan yang mendukung penjualan keju Bitto tertua di dunia ini telah mengirimkan beberapa potong keju untuk dicoba oleh pasar. Beberapa konsumen menganggap rasa Bitto terlalu kuat, namun rasanya menjadi enak ketika dicampur madu atau anggur merah. Kemungkinan besar, Bitto dapat menarik hati para pecinta kuliner di seluruh dunia. Bagaimana dengan Anda? Ingin mencoba keju berumur 15 tahun ini?(mdk/kun)