Jadikan wanita sebagai piring saji, bar di Sydney dikecam netizen
"Menjijikkan, sangat menjijikkan! Wanita BUKAN piring makanan!" kecam salah satu commenter.
Pernah dengar tentang nyotaimori? Ini adalah konsep penyajian hidangan ala Jepang, di mana tubuh telanjang wanita dijadikan pengganti piring saji. Sajian ini dipopulerkan oleh para yakuza di negeri matahari terbit sejak beberapa dekade lalu.
Cruise Bar, sebuah pub di daerah Circular Quay, Sidney, New South Wales menyuguhkan konsep serupa bagi para pelanggannya pada tanggal 26 Agustus 2015 lalu.
Dilansir Daily Mail, bar ini mengadakan pesta dengan konsep nyotaimori bagi tamu-tamunya. Sejumlah wanita cantik diminta untuk telentang di atas meja-meja panjang. Aneka buah segar disajikan di atas tubuh mereka. Kemudian, para tamu bisa menikmati hidangan langsung dari tubuh mereka.
Ada pula model-model pria yang dipekerjakan untuk memeriahkan pesta. Namun mereka hanya diminta bertelanjang dada dan berfoto dengan para tamu.
Dalam semalam Cruise Bar langsung jadi topik hangat di dunia maya. Mereka mendapat kritikan pedas dari netizen karena dianggap merendahkan wanita. Tak sedikit yang menuntut agar Cruise Bar segera ditutup.
"Terima kasih Cruise Bar karena sudah begitu terbuka dalam mempertunjukkan penghinaanmu terhadap wanita dan berkontribusi terhadap pandangan menjijikkan bahwa tubuh wanita hanya peralatan. Saya tidak akan datang ke sana untuk mencari hiburan malam," kecam Jane Oakley, salah satu pengguna Facebook.
Sementara Lindsay Fairman berkomentar, "Menjijikkan, sangat menjijikkan! Wanita BUKAN piring makanan! Wanita adalah Ibu dan anak perempuan dan harus dihargai. Boikot!"
Komentar-komentar serupa juga diberikan oleh pengguna jejaring sosial lain.
Baca juga:
Ada kafe bertema pup di Korsel, jijik atau malah imut?
Jijik, resto milik bintang bokep Jepang sajikan kare rasa tinja
Menikmati kuliner unik food truck di IIMS 2015
Restoran paling mahal di Jakarta, sehari cuma layani 48 orang saja
Mampir restoran Jepang termahal di Jakarta, sekali makan Rp 3 juta