LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. GAYA

Intip yuk! Celana jeans kegemaran mojang dan jajaka Bandung

Saat ini kawula muda Bandung sedang gemar-gemarnya memakai celana jeans model pensil dan slim fit.

2015-10-26 12:33:57
Merdeka Bandung
Advertisement

Celana jeans terus digemari kalangan tua dan muda, sebagian kalangan bahkan fanatik dengan jeans. Perkembangan model jeans ini terekam di Jalan H.Tamim, salah satu pusat jeans di Bandung.

Menurut salah satu penjahit di Jalan H.Tamim, Wati, 36 tahun, saat ini kawula muda Bandung sedang gemar-gemarnya memakai celana jeans model pensil dan slim fit. Tidak heran jika banyak mojang dan jajaka yang jalan-jalan mengenakan celana jeans ketat atau sedikit ketat.

“Model sekarang itu slim, ukurannya kecil tapi tidak terlalu ketat, dan model pencil yang lebih ketat dari slim. Kebanyakan yang pesan anak muda zaman sekaranglah,” kata Wati, kepada Merdeka Bandung.

Untuk kalangan dewasa beda lagi modelnya. Menurut Wati, jeans bagi usia dewasa adalah model standar. Sedangkan bagi kalangan tua, masih banyak yang memesan jeans model begi. “Model-model tua seperti begi dan cut bray sebenarnya suka ada yang mesan, kalangan tua biasanya,” katanya.

Sudah lima tahun perempuan asal Tasikmalaya ini menjahit di Jalan H Tamim. Dalam sehari ia bisa menyelesaikan 10 potong celana pesanan. Tempatnya bekerja, Rerre Soedara Collection, menjual bahan pakaian sekaligus menerima menjahit pakaian secara eceran.

Ia menjelaskan, ada konsumen yang hanya membeli bahan saja, ada yang membeli bahan sekaligus menjahit dan ada juga yang hanya menjahit pakaian saja. Sedangkan jenis kain yang dijual terutama jeans, denim, chino dan katun. Kain cino juga termasuk kain baru yang lagi digemari konsumen perempuan maupun laki-laki. Bentuknya seperti kain katun dengan serat-serat yang besar.


“Yang namanya model kan berputar, tahun ini bisa jadi model lama yang sudah tua menjadi model baru yang banyak digemari,” Wati menjelaskan.

Mengenai harga bahan pakaian, ia menyebut antara Rp55.000 - Rp75.000 per meter. Jika bahan tersebut sekalian dibuatkan harganya menjadi Rp100.000-Rp110.000. Pembelinya beragam mulai warga lokal hingga turis Malaysia, Singapura dan India, bahkan sesekali orang Eropa.

Baca juga:
Beragam varian rujak di Bandung, ada namanya 'rujak banci'
Sepenggal kisah Jalan H. Tamim pusat kain jeans tertua di Bandung
Lagu-lagu ngehits ini terinspirasi dari Bandung
Ini aplikasi edit foto paling banyak digunakan para Instagramers
Paguyuban Asep Dunia Siapkan Beasiswa bagi Pemilik nama Asep
Menyaksikan euforia Bobotoh buat Spaso semakin termotivasi
Acara Konperensi Asep Asep cetak rekor

Advertisement
(mdk/frh)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.