Inspiratif, sekolah ini ganti hukuman setrap dengan meditasi
Inspiratif, sekolah ini ganti hukuman setrap dengan meditasi. Jenis hukuman baru ini merupakan bagian dari program Holistic Me. Di sini, anak yang nakal akan dibimbing untuk melakukan meditasi bersama guru. Selama sesi meditasi, mereka juga didorong untuk berkonsultasi kepada tenaga profesional di bidang perilaku
Setiap pelajar di Indonesia mungkin kepingin bersekolah di Robert W. Coleman School. Pasalnya, sekolah di Baltimore, Amerika Serikat ini meniadakan hukuman detensi alias setrap.
Dilansir Bored Panda (26/9), sekolah menghapuskan hukuman detensi untuk sekolah dasar. Tetapi bukan berarti para pelajar yang melakukan kesalahan tidak menghadapi konsekuensi sama sekali. Sebagai ganti detensi, pelajar akan dibawa ke mindful moment room. Di sini, anak yang nakal akan dibimbing untuk melakukan meditasi bersama guru.
Jenis hukuman baru ini merupakan bagian dari program sekolah yang disebut Holistic Me. Tujuannya adalah mengajarkan anak-anak untuk mengontrol emosi dan latihan pernapasan untuk keseimbangan tubuh dan pikiran. Selama sesi meditasi, mereka juga didorong untuk berkonsultasi kepada tenaga profesional di bidang perilaku yang disediakan sekolah.
Program Holistic Me merupakan hasil kerja sama antara Robert W. Coleman School dan Holistic Life Foundation, sebuah yayasan non-profit lokal. Dengan penanganan seperti ini, diharapkan perilaku anak-anak bisa diarahkan ke tujuan yang lebih positif, sekaligus menjadikan sekolah sebagai tempat yang nyaman untuk berinteraksi.
Sejauh ini, pihak sekolah mengatakan kalau program tersebut cukup membawa dampak positif. Sejak diterapkan dua tahun lalu, sekolah belum pernah menghadapi masalah kenakalan murid yang serius. Sampai hari ini, sekolah belum mengeluarkan satu surat skors sekalipun.
Menurut kamu, bagaimana kalau hukuman semacam ini diterapkan di Indonesia? Akankah berbuah manfaat?
Baca juga:
Oktober, Jokowi resmikan sekolah pilot di Biak Numfor
Kejari Surakarta endus korupsi rehab gedung SMPN 14 Solo
Siswa China berbondong-bondong ingin ikut kuliah dosen-dosen cantik
Alami pungutan liar, Wali Murid SD mengadu ke LBH Yogya
Cerita memalukan pejabat pakai fasilitas sekolah demi gelar hajatan