Inikah wajah pemukiman kumuh di masa depan?
Seorang seniman asal Nigeria membayangkan kondisi pemukiman kumuh di masa depan lewat arsitektur rancangannya.
Berkat animasi dan film-film futuristik dengan grafik komputer canggih, kehidupan modern di masa depan tak lagi sulit dibayangkan. Kita bisa memvisualisasikan pemukiman mewah, mobil hybrid ekstra canggih, atau bahkan hutan vertikal yang menjulang bak gedung pencakar langit.
Segala kemewahan di masa depan sudah menjadi visi bagi para arsitek. Tetapi tak banyak yang mencoba membayangkan, apalagi merancang konsep pemukiman untuk warga kelas bawah di masa depan.
Namun Olalekan Jeyifous, seorang seniman asal Nigeria telah merancang kawasan hunian bagi mereka yang berasal dari golongan ekonomi terendah. Jeyifous ingin agar pembangunan di masa depan tidak meninggalkan warga kurang mampu. Mereka yang tak mampu mengakses hunian dan fasilitas canggih juga harus bisa mendapatkan kebutuhan mendasar di tengah daerah perkotaan yang mengalami pertumbuhan populasi besar-besaran.
Rancangan Shanty Mega-Structure karya Olalekan Jeyifous ©2016 OLALEKAN JEYIFOUS
Rancangan Shanty Mega-Structure karya Olalekan Jeyifous ©2016 OLALEKAN JEYIFOUS
Dilansir The Huffington Post (18/8), Jeyifous menawarkan rangkaian desain konseptual yang disebut Shanty Mega-Structure. Melalui deretan desain yang dia rancang, Jeyifous menggabungkan konsep arsitektur kota vertikal dengan realitas fisik hidup miskin. Pemukiman dibangun bertingkat layaknya rumah susun, dilengkapi dengan panel-panel surya sebagai sumber energi. Kebun gantung yang melingkar di sekitar hunian bisa dimanfaatkan untuk menanam sayur, buah-buahan dan tanaman obat. Sementara lahan atau sungai di bawahnya tetap menjadi pusat kegiatan ekonomi warga.
"Proyek ini terinspirasi oleh Lagos [di Nigeria]," tulis Jeyifous lewat surel. "Sebagai salah satu kota besar yang paling cepat berkembang, Lagos adalah lahan besar yang subur dan menarik untuk arsitek, perencana kota, penulis, pembuat film, perancang busana dan orang lain yang tertarik dengan potensinya."
Baca juga:
Dubai akan bangun hotel pertama di dunia yang dilengkapi hutan hujan
Mengagumi keindahan arsitektur emas di balik Kubah Shakhrah
Intip kenyamanan sekolah ramah lingkungan Earthship pertama di dunia
Ini rumah hasil mesin cetak 3D pertama di dunia
Megahnya Mall of Africa, mal terbesar di Afrika