Ini Risiko Bertukar Kursi di Pesawat yang Perlu Diketahui Penumpang
Meminta bertukar kursi dengan penumpang lain dapat berpengaruh terhadap pesanan makanan, distribusi beban di dalam pesawat, keamanan, dan kemungkinan merugikan penumpang lain dari segi biaya.
Sama seperti kereta api dan bus jarak jauh, kursi penumpang di pesawat terbang sudah ditentukan sejak pembelian tiket. Karena itu, sebaiknya calon penumpang menempati kursi masing-masing.
Walaupun begitu, ada saja penumpang yang duduk tidak sesuai nomor di tiketnya atau minta ganti kursi. Biasanya hal ini dilakukan saat jumlah penumpang tidak banyak.
Apakah bertukar kursi di pesawat aman untuk dilakukan? Berikut ini penjelasannya.
Berpengaruh Terhadap Distribusi Beban di Pesawat
Seorang pilot mengungkap alasan penumpang pesawat sebaiknya tidak menukar kursi pesawat dengan penumpang lain sebelum lepas landas. Mengutip The Sun (27/8/2021), penumpang yang memutuskan pindah dapat menyebabkan pesawat mendarat darurat.
Bahaya ini mengarah pada distribusi berat yang tidak seimbang. Pilot Magnar Nordal menjelaskan di forum Quora, "Jika (sistemnya) salah, pesawat bisa jatuh saat lepas landas."
"Empat penumpang duduk di depan dari kursi yang ditentukan sebelum lepas landas," katanya. "Kopilot saya pernah mengalami masalah ketika memutar pesawat. Itu sangat berat."
"Ini adalah situasi yang sangat kritis, karena landasan pacunya sangat pendek, dan kami tidak akan bisa berhenti," sambungnya.
Pilot Darren Patterson setuju. Dia bercerita bahwa seseorang yang memindahkan 10 baris kursi dapat memberi efek dramatis pada keseimbangan pesawat. Karena itu, penumpang disarankan lebih dulu bertanya pada pramugari apakah mereka dapat berpindah kursi.
"Awak kabin mungkin meminta Anda menunggu sampai pesawat lepas landas, atau dalam beberapa kasus, membiarkan Anda langsung bergerak. Tempat terbaik untuk duduk sebenarnya adalah bagian belakang pesawat," menurut salah satu pramugari.
Menyulitkan Pramugari Memantau Penumpang dengan Kebutuhan Khusus
Semakin banyak penumpang yang bertukar kursi selama penerbangan, semakin sulit bagi awak kabin untuk melayani mereka. Awak kabin juga perlu mengetahui siapa saja yang duduk di kursi nomor berapa demi keamanan penumpang sendiri. Ini bisa menjadi fatal jika penumpang memiliki riwayat alergi atau sudah memberikan sederet petunjuk pencegahan untuk situasi kesehatan darurat saat memesan tiket.
Merugikan Penumpang Lain dari Segi Biaya
Anda juga bisa merugikan penumpang yang kursinya Anda minta saat penerbangan berlangsung. Setidaknya merugikan dari sisi biaya.
Seperti diketahui bersama, harga tiket untuk kursi di bagian yang berbeda dikenakan biaya yang berbeda pula. Selisih harganya cukup signifikan. Pramugari pun harus tahu penumpang mana yang sudah membayar layanan premiun untuk penerbangan yang dipesannya.
"Standarnya adalah pesanan makanan, distribusi beban, keamanan, dan fakta bahwa saat ini kelas ekonomi saja punya subkelas dengan harga yang berlainan...ekonomi, ekonomi plus, ekonomi premium dan ini artinya bisa saja seseorang mengalami kerugian [karena diminta bertukar kursi]."
(mdk/tsr)