Ini cara merawat mahar pernikahan agar tetap awet
Jangan sampai bagian penting dari momen pernikahan rusak karena kurang perawatan.
Satu set perhiasan menjadi mahar pernikahan paling umum yang diberikan oleh calon pengantin pria pada wanita pilihannya. Sebagai koleksi yang paling berkesan, terutama untuk wanita, mahar pernikahan tentunya perlu dirawat dengan ekstra agar kilauannya tidak pudar.
Jauhkan dari sinar matahari langsung
Anda pasti sudah tahu bahwa sinar matahari yang berlebihan mampu merusak kulit, ternyata begitu pun halnya dengan perhiasan yang sedang dikenakan. Cahaya dan panas sangat mempengaruhi ketahanan dan warna batu pada perhiasan Anda. Untuk waktu yang lama, batu seperti ametis, kunzite, topaz dan shell cameos bahkan bisa rusak.
Sementara mutiara, dan batu alam yang tak terlalu keras akan kehilangan warna di bawah sinar yang berlebihan. Selain suhu panas pada ruangan, yang harus diperhatikan lainnya adalah perubahan temperatur cuaca. Panas dengan mudah menghilangkan kelembapan alami batu alam tersebut untuk menyimpan kecantikannya, mutiara bisa kering dan pecah, bahkan batu oplas bisa berubah dari putih menjadi coklat.
Berikan perawatan khusus
Zat kimia yang terkandung di dalam hairspray, parfum dan lotion dapat mempengaruhi kilau emas, mutiara dan batu perhiasan lainnya yang memiliki warna. Selain produk yang dipakai di tubuh, ketika berenang pun, lepaskan terlebih dahulu cincin kawin, cincin tunangan serta perhiasan lainnya.
Kandungan chlorine di kolam renang akan berpengaruh, begitu pun deterjen yang digunakan untuk pekerjaan rumah tangga. Banyak di antaranya mengandung ammonia yang terlalu keras terutama untuk perhiasan vintage.
Bersihkan secara teratur
Metode paling aman yang digunakan untuk membersihkan perhiasan adalah metode yang paling mudah. Hampir semua batu perhiasan yang memiliki warna aman jika dibersihkan hanya dengan air hangat dan sabun ringan tanpa deterjen, disertai dengan sikatan lembut yang bisa didapatkan dari sikat gigi bayi. Untuk mengeringkannya, gunakan lap dengan kandungan serat yang tidak kasar.
Pastikan kamu membilas perhiasan tersebut di satu gelas air untuk menghilangkan bahan pembersih yang digunakan sebelumnya, daripada membersihkannya di bawah air keran yang mengalir untuk menjaganya dari gesekan air. Untuk perhiasan yang mudah tergores seperti mutiara gunakan kuas make up ringan untuk membersihkannya. Jangan sentuh permukaannya hingga benar-benar kering.
Baca juga:
Tips memilih sepatu yang sesuai untuk pernikahan
Hindari rambut kusam dan rusak di hari pernikahan dengan 4 tips ini
Menikah di usia muda, ya atau tidak?
4 Cara hindari konflik keuangan yang kerap dihadapi calon mempelai
Tip agar tetap aman dan selamat saat bulan madu