Indahnya bunga 'plum menangis' sambut musim semi di Suzuka, Jepang
Indahnya bunga 'plum menangis' sambut musim semi di Suzuka, Jepang. 200 Pohon shidare ume (plum menangis) di Suzuka Forest Garden tengah ditumbuhi bunga. Untuk pertama kalinya, Suzuka Forest Garden dibuka untuk umum sampai malam hari. Jadi warga kota dan wisatawan bisa menikmati keindahan bunga plum sepanjang hari.
Kota Suzuka yang terletak di Prefektur Mie, Jepang tengah tak hanya memiliki sirkuit F1 yang mendunia. Kota ini juga memiliki kecantikan alam yang menampakkan diri setiap musim semi, yaitu pohon-pohon ume yang berbunga lebat. Tahun ini, ume di Suzuka kembali mewarnai musim semi di Jepang. Warga kota bisa menikmatinya sepanjang hari, bahkan setelah malam tiba.
Dilansir Rocketnews24, pohon-pohon ume di Suzuka Forest Garden tengah ditumbuhi bunga. Ume adalah sebutan orang Jepang untuk plum. Bulan Maret ini, ranting dan cabang pohon di taman kota telah dipenuhi bunga berwarna merah muda.
Untuk pertama kalinya, Suzuka Forest Garden dibuka untuk umum sampai malam hari. Jadi warga kota dan wisatawan bisa menikmati keindahan bunga plum di bawah siraman cahaya rembulan. Beberapa pohon sengaja diterangi dengan lampu, sehingga menimbulkan ilusi seolah plum bercahaya layaknya kembang api.
Taman kota dibuka sejak tahun 2014 dan ditanami lebih dari 200 pohon shidare ume atau 'plum yang menangis'. Jika dilihat sekilas bunganya memang tampak seperti tetesan air. Bunga-bunga ume ini menjadi hiburan warga sembari menanti musim bunga sakura tiba.
Baca juga:
5 Teladan kebersihan dari Indonesia yang mendunia, patut ditiru
Kisah pohon jodoh di Jerman, punya alamat dan kotak surat sendiri
7 Tradisi Jepang yang berkaitan dengan seks dan makna di baliknya
Pulau Baljenac, sidik jari raksasa di tengah lautan Kroasia
China resmikan jalur sepeda melayang terpanjang di dunia