Hindari 5 sikap posesif pacar yang berlebihan!
Anda merasa terkekang dan tak punya kebebasan? Hindari sikap posesif berlebihan ini dalam hubungan cinta.
Apakah kekasih Anda kerap bersikap agresif ketika Anda bertemu orang lain? Ataukah dia selalu memarahi Anda ketika menatap orang lain? Sikap posesif adalah sesuatu yang wajar dalam sebuah hubungan percintaan, tetapi beberapa orang tampaknya melakukannya dengan cara berlebihan. Untuk melihat seberapa posesifnya pasangan Anda, berikut adalah beberapa tanda sikap posesif yang berlebihan dari kekasih, seperti dilansir Boldsky. Dia menguntit semua kegiatan Anda dan memastikan Anda selalu dalam pengawasannya. Bahkan, tak jarang, dia akan mampir ke tempat kerja Anda untuk melihat apa yang sedang Anda lakukan. Dia bahkan pergi ke mana pun Anda pergi, tanpa sepengetahuan Anda. Dia ingin tahu setiap detail tentang aktivitas Anda. Tak jarang, dia memaksa atau mencuri kesempatan untuk membuka semua pesan, baik SMS ataupun email, serta panggilan yang masuk ke ponsel Anda. Hal paling ekstrem yang mungkin dilakukannya adalah menghapus semua nomor kontak wanita yang ada di ponsel Anda. Dia bersikap layaknya diktator, dengan mengatur hidup Anda. Dia akan memaksa Anda melakukan apapun yang disukainya. Misalnya, membeli parfum kesukaannya, baju kesukaannya, atau bahkan kegiatan yang disukainya. Meski, sebetulnya Anda tidak benar-benar menyukai hal itu. Menjalin hubungan dengan pacar yang over-posesif membuat hidup Anda penuh dengan tuduhan. Dia menuduh Anda menghabiskan terlalu banyak waktu dengan teman-teman Anda, berselingkuh dengan rekan wanita Anda, dan masih banyak lagi. Dia bahkan membutuhkan jaminan penuh bahwa dia adalah orang yang terpenting dalam hidup Anda. Dia terus mencoba untuk mendapatkan perhatian Anda dengan berpura-pura berada pada keadaan darurat. Setiap kali dia merasa seperti Anda menarik diri darinya, dia akan berpura-pura sedang berada pada situasi darurat untuk membuat Anda kembali padanya. Kadang-kadang, dia bahkan mungkin mengambil langkah dramatis yang bisa merugikan dirinya sendiri, hanya untuk membuat Anda merasa menyesal karena telah mengacuhkannya.Menguntit
Tidak ada batasan
Diktator
Tuduhan
Mengirim pesan darurat palsu
Hubungan dibangun atas dasar kepercayaan dan harus ada kebebasan untuk menjadi diri sendiri. Jika Anda merasa hubungan itu sudah terlalu menyakiti diri Anda, jangan ragu untuk berhenti dan memulai hubungan yang baik dengan orang lain. Sebab, sampai kapanpun, sikap over-posesif tidak akan bisa diubah.