Habiskan ratusan juta untuk adopsi kucing dan anjing terlantar
Berhati mulia, pasangan ini memelihara puluhan anjing dan kucing yang terlantar di jalan. Simak kisah inspiratifnya!
Para pecinta hewan tentunya memiliki toleransi yang tinggi pada hewan-hewan yang terlantar. Pasangan suami-istri di kota Chengdu, Provinsi Sichuan, China, ini bahkan rela berkeliling kota untuk menjajakan barang bekas, demi membesarkan 60 kucing dan anjing liar yang mereka adopsi.
Mereka telah mengumpulkan hewan-hewan terlantar itu sejak 10 tahun terakhir, dan telah menghabiskan ratusan ribu yuan (ratusan juta rupiah) untuk mengurus mereka semua.
NetEase melaporkan bahwa pasangan itu bermarga Hu. Mereka mulai mengadopsi kucing dan anjing liar sejak tahun 2005. Semua bermula ketika mereka menemukan seekor kucing yang sakit di atap bangunan mereka.
"Tak seorang pun mau membantunya, jadi kami menyelamatkan kucing itu dan membawanya pulang untuk mengobatinya," kata Hu. "Setelah itu, kucing itu tetap tinggal bersama kami."
Semua orang yang tinggal di sekitar kediaman Hu, yang tahu bahwa Hu dan istrinya secara teratur mengumpulkan hewan-hewan yang terlantar di jalan, biasanya membawa kucing atau anjing yang berkeliaran di jalan ke rumah Hu.
Istri Hu sendiri merupakan mantan perawat. Karena pengalamannya, dia memiliki tugas untuk memandikan hewan peliharaan mereka, dan memberi mereka suntikan rutin untuk menjaga kesehatan mereka.
"Saya menjadi dokter hewan untuk mereka karena biaya perawatan di rumah sakit hewan terlalu mahal bagi kami," katanya.
Selama sepuluh tahun terakhir, Hu dan istrinya telah membesarkan sekitar 60 hewan, dan semua hewan itu tinggal di rumah mereka yang hanya memiliki luas 20 meter persegi. Hu juga menambahkan bahwa dia telah menamai semua hewan peliharaannya.
"Kami menghabiskan sekitar 3.000 Yuan (Rp 6 juta) untuk mengurus mereka, dan kami juga harus membayar 600 Yuan (1,2 juta) untuk biaya sewa rumah per bulan," tukas Hu.
Images via NetEase
Hu mengaku telah menghabiskan semua tabungannya untuk membesarkan semua hewan itu. Dia berharap bahwa akan ada lebih banyak orang yang mau membantu dia dan istrinya, dengan mengadopsi beberapa dari mereka.
"Kami tidak ingin uang, tetapi hanya meminta mereka untuk menjadi lebih baik pada hewan," tandasnya.
Baca juga:
Turunkan stres karyawan, perusahaan Jepang piara kucing di kantor
Yuk, kenalan sama Thumbelina, kuda paling mini sedunia
Lucunya tingkah bayi panda sambut salju pertama
Unta gurun pamer keseksian dengan seragam ketat
Ngeri, suku ini pelihara 'bom waktu'!