Gara-gara berbau bacon, restoran ini harus tutup
Seharusnya wajar jika restoran bacon menyebarkan aroma bacon. Namun jika bau bacon terlalu berlebihan, ini akibatnya.
Bau daging asap seharusnya wajar keluar dari sebuah restoran bacon. Namun karena bau bacon yang berlebihan, sebuah restoran bacon di San Fransisco malah harus menutup usahanya.
Restoran bernama Bacon Bacon ini harus menutup usahanya setelah banyak warga sekitar yang protes mengenai bau bacon yang sangat berlebihan, ungkap San Fransisco Ezaminer.
Setelah pemilik restoran gagal melakukan negosiasi dengan masyarakat sekitar, akhirnya restoran yang terletak di 250 A Frederick Street San Fransisco ini harus segera ditutup, seperti dilansir oleh NBC Bay Area (17/05).
Bau bacon yang berlebihan diduga berasal dari masalah kesehatan dan kebersihan restoran yang diketahui kurang higienis. Pemilik restoran bisa mengajukan banding, namun sidang lebih lanjut baru akan digelar pada bulan Juli. Sehingga dalam beberapa waktu ini restoran harus ditutup terlebih dahulu.
Warga sekitar mengaku mencium aroma bacon yang terlalu kuat dan bahkan menemukan sisa produksi atau bau tak sedap dari saluran pembuangan air. Warga bahkan sempat menawarkan untuk membelikan restoran tersebut air filter, namun ditolak oleh pemiliknya.
Jim Angelus menjelaskan bahwa dia masih akan menjual makanan melalui truk makanan jika telah menemukan dapur yang bisa digunakan untuk memasak. Kasus ini memberikan pelajaran bagi para pengusaha makanan untuk selalu berhati-hati menjaga kebersihan dapur mereka. Jangan sampai limbah dari dapur mengotori dan mengganggu masyarakat di sekitar tempat usaha.