LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. GAYA

Demi kekebalan, keris Majapahit dari Madakaripura jadi buruan

Kyai-kyai dari kota besar pun disebut sering datang ke air terjun Madakaripura untuk bersemedi

2015-09-13 10:03:00
Air Terjun Madakaripura
Advertisement

Selain dikenal akan keindahannya, air terjun Madakaripura yang terletak di desa Sapih, Probolinggo juga tersohor akibat hubungannya dengan sosok Mahapatih Gajah Mada dari Majapahit. Alhasil, hubungan yg kerap dikait-kaitkan dengan dunia mistis itu mendatangkan pihak-pihak tertentu yang ingin mendapatkan pusaka gaib dari Madakaripura.

Berdasarkan pengakuan Suman, guide di air terjun Madakaripura, banyak orang yang datang ke air terjun itu untuk mendapatkan dua jenis benda gaib. Yang pertama adalah keris Majapahit, lalu batu merah delima.

Kedua benda tersebut banyak dicari karena diklaim memiliki kekuatan magis, yang paling terkenal adalah memberikan kekebalan bagi yang memilikinya. Bahkan, beberapa pihak percaya bila keris Majapahit juga bisa meningkatkan kekuatan tubuh dan kelancaran untuk urusan tertentu.

Advertisement

"Yang ke sini itu biasanya cari keris Majapahit, Mas. Tujuanya ya macam-macam, tapi yang paling sering supaya kebal atau memudahkan jalan jadi tentara," ujar Suman pada merdeka.com.

Untuk mendapatkan keris itu, kata Suman, tidaklah mudah. Orang-orang itu harus bersemedi di sekitar air terjun sekitar 40 hari.

Semedi yang dilakukan pun tidak boleh sembarangan, harus mencontoh semedi Gajah Mada, yakni 40 hari bertapa tanpa boleh tidur. Mereka diperbolehkan makan, tapi tidak berlebihan.

Advertisement

Menariknya, yang melakukan semedi di air terjun Madakaripura dikatakan berasal dari berbagai golongan, termasuk kyai-kyai.

"Tidak tahu juga ya tujuan mereka apa, tapi sering kyai asal kota besar seperti Surabaya, malam-malam datang ke sini. Ya, untuk tujuan pribadi mungkin, " lanjut Suman.

Akan tetapi, seiring dengan semakin terkenalnya air terjun Madakaripura sebagai tempat wisata, jumlah orang-orang yang mencari pusaka gaib itu menurun.

"Sekarang sudah jarang, yang paling banyak nanti kalau sudah satu Syuro," kata Suman.

Baca juga:
Harimau putih Madakaripura, sosok gaib sahabat Patih Gajah Mada
Mengulik misteri penampakan harimau putih di air terjun Madakaripura
Di dua gua ini Gajah Mada bersemedi untuk Nusantara
Ken Bebed, wanita berpengaruh di balik kejayaan Gajah Mada
Benarkah Gajah Mada moksa di Madakaripura?

(mdk/bbo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.