Decak kagum turis untuk surga dunia bernama Sumba
Bukit Wairinding menjadi salah satu keunggulan panorama alam Sumba yang memesona, masih ada lagi yang lainnya!
Indonesia timur tak henti-hentinya menjadi bahan perbincangan belakangan. Keindahan alamnya memang mampu membuat takjub tiap pasang mata. Pulau Sumba, misalnya. Daerah yang termasuk dalam provinsi Nusa Tenggara Timur itu ternyata sangat kaya akan potensi wisata alam.
Total luas wilayah pulau ini mencapai 10.710 kilometer persegi. Titik tertingginya adalah gunung Wanggameti dengan ketinggian 1.225 meter.
Pulau Sumba terdiri dari empat kabupaten, yakni Kabupaten Sumba Barat, Sumba Barat Daya, Sumba Tengah, dan Sumba Timur. Guna menghubungkannya dengan kota-kota lain, sebuah bandar udara dan pelabuhan laut dibangun.
Ada berbagai objek wisata yang sayang jika dilewatkan ketika berlibur ke Sumba. Beberapa objek wisata yang kerap dikunjungi antara lain, bukit Wairinding, desa adat Rende, wisata kain Tenun Ikat, sabana Lapawu, dan kawasan wisata Cemara Resort.
Sumba juga menjelma sebagai surga bagi pecinta olahraga ekstrem. Jalanan di pulau tersebut sangat tepat bagi mereka yang menggemari longboard. Berkelit di atas papan luncur dan menaklukkan trek dengan tikungan menantang tentu akan menjadi pengalaman tak terlupakan.
Guna menyemarakkan olahraga ekstrem di Indonesia, merdeka.com bersama Vaseline Men mengadakan tantangan Wonderful Extreme Indonesia (WEI). Tantangan ini bisa diikuti oleh siapapun yang #beranirusak demi mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan.
Tinggal daftarkan diri segera di wei.merdeka.com/join, kemudian upload foto atau video aksi berolahraga ekstrem dalam Instagram dengan tagar #WEI #WonderfulExtremeIndonesia #WEI. Jangan sampai lewat batas pengunggahan, yaitu 16 Juni 2016.
Tiga orang yang beruntung sebagai pemenang akan mendapatkan pelatihan longboard di Sumba, mountain bike di Rinjani serta skydive di Karimunjawa, bersama atlet nasional. Proses pelatihan tersebut akan dikemas dalam rekaman eksklusif dengan tim shooting profesional.
Nantinya, hasil shooting akan menjadi video episode di chanel YouTube WEI, sekaligus semua kanal media Kapan Lagi Network (KLN). (zki)
(mdk/tmi)